logo web

Dipublikasikan oleh Iwan Kartiwan pada on . Dilihat: 4876

SISTEM EKONOMI ISLAM SEBAGAI ALTERNATIF

Oleh : Drs. H. Arpani,, S.H., M.H.

(Hakim Pengadilan Agama Kandangan)

P E N D A H U L U A N

A. Latar Belakang.

Pada tulisan ini penulis bermaksud mengambarkan secara garis besar tentang sistem ekonomi yang sedang berlaku dan berkembang dewasa ini, yang kami batasi pada sistem ekonomi kapitalis, sosialis / komunis secara singkat ringkas dan sangat terbatas, untuk selanjutnya penulis paparkan system Ekonomi Islam sebagai alternatif untuk menggantikan sistem kapitalis, sosialis/ Komunis yang telah nyata-nyata gagal dalam mensejahterakan umat terutama umat Islam.

Pengertian kata sistem menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah : “ perangkat unsur yang secara teratur saling berkaitan sehingga membentuk suatu totalitas “ Kata Ekonomi diambil dari bahasa Yunani yang maknanya adalah “mengatur urusan rumah tangga”.


selengkapnya KLIK DISINI

.
Comments  
# daswir tanjung 2013-02-07 14:47
Sudah terbukti keampuhan sistem ekonomi syari'ah jika dibandingkan dengan ekonomi kompensional pada kresis moniter tahun 1997-1998 lalu, banyak lembaga keuangan terutama bank yang gulung tikar alias bankrut, di negara maju seperti Eropa terutama Inggris telah banyak berdiri bank- bank dengan sistem Syari'ah bahkan asetnya telah mencapai ratusan milyar dollar AS, seharusnya kita yang mayoritas penduduknya beragama Islam sudah seharusnya beralih mempergunakan sistem keuangan syari'ah.
Reply | Reply with quote | Quote
# Rusliansyah - PA Nunukan 2013-02-07 14:49
Tulisan yang bagus menggambarkan dasar2 ekonomi Islam di masa2 awal Islam.

Siapapun orangnya, asal dia mengaku Islam, maka Islam adalah way of life (pandangan hidup) seorang muslim.
Andai ada 2 pilihan (alternatif) yang disediakan, dan salah satunya Islam, maka si muslim akan memilih Islam karena itulah pandangan hidupnya.
Itu artinya tidak ada pilihan bagi muslim kecuali memilih Islam.
Maka dalam berekonomi pun sebenarnya tidak ada alternatif untuk memilih ekonomi sekuler atau ekonomi Islam.
Sekalipun demikian kita diberikan kebebasan untuk memilih menjadi kafir atau muslim.

Lanjutkan terus berkarya!
Reply | Reply with quote | Quote
# HanafiAli#PA-Tual 2013-02-08 08:37
mengutip sebagian kalimat dlm tulisan diatas "pembahasan tentang sistem ekonomi harus dibahas sebagai pemikiran yg mempengaruhi dan dipengaruhi oleh pandangan hidup tertentu" ketiga sistem ekonomi sebagai ideologi telah sekian lama ber-evolusi/ber juang untuk menjadi ideologi dominan di dunia dan smpai hari ini Sistem Ekonomi Kapitalis berhasil keluar sebagai pemenang dan menguasai dunia,logika ekonomi kapitalis sendiri telah meracuni hampir seluruh manusia di dunia hingga praktek ekonomi ditempat-tempat terpencil di dusun2 juga tanpa sadar telah menggunakan sistem ekonomi kapitalis, pusat produksi,perusa haan besar yang menyangkut hajat hidup masyarakat banyak dijalankan dengan sistem ekonomi kapitalis, hingga timbu8l kesenjangan yang amat sangat. persoalannya yang muncul kemudian, bagamna seharusnya kita memulai untuk membangun kesadaran masyarakat untuk beralih ke sistem ekonomi islam
Reply | Reply with quote | Quote
# M.Yusuf PA Kendari 2013-02-08 13:30
Keampuhan sistem ekonomi syari'ah tiada bandingnya dengan sistem ekonomi apapun di dunia ini.Masalahnya ialah orang Islam itu sendiri banyak yang kurang peduli, sebagai contoh jangankan menabung,jalan- jalan ke Kantor bank syari'ah saja malas.Perlu optimalisasi siosialisasi.Th ank atas tulisannya.
Reply | Reply with quote | Quote
# Mazharuddin_Arga makmur 2013-02-08 15:44
Tulisan yg sangat komparatif...
dan menggugah wawasan keislaman kt utk menjadikan Hukum Islam berlaku bagi diri kita secara kaffah...
Hormat saya utk pak Arpani...
Reply | Reply with quote | Quote
# MIRWAN-PA BITUNG 2013-02-12 07:22
Pertanyaan sederhana bagi kita semua, dimanakah anda menyimpan uang anda??? rekening bank apa yang digunakan kantor anda??? bagaimana dengan badilag, rekening bank apa yang dipakai??? so..apakah kita termasuk orang yang menggunakan perbankan islam atau bukan???
Reply | Reply with quote | Quote
Add comment

Hubungi Kami

Gedung Sekretariat MA (Lt. 6-8)

Jl. Jend. Ahmad Yani Kav. 58 ByPass Jakarta Pusat

Telp: 021-29079177
Fax: 021-29079277

Email Redaksi : Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.
Email Ditjen : Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.

Lokasi Kantor

Fanpage