logo web

Dipublikasikan oleh Iwan Kartiwan pada on . Dilihat: 2451

KEPEMILIKAN DALAM EKONOMI ISLAM

Oleh: Rio Satria, S.H.I.

(Hakim Pengadilan Agama Sengeti)

A. Pendahuluan

Hak kepemilikan merupakan salah satu pembahasan yang dibicarakan dalam kajian ilmu ekonomi, baik ekonomi sosialis, kapitalis, dan tentunya juga dalam ekonomi Islam. Masing-masing sistem ekonomi tersebut memiliki ciri khas dalam menentukan hak kepemilikan (ownership). Kepemilikan harta (barang dan jasa) dalam Sistem Sosialis dibatasi dari segi jumlah (kuantitas), namun dibebaskan dari segi cara (kualitas) memperoleh harta yang dimiliki. Artinya

dalam memperolehnya dibebaskan dengan cara apapun dapat dilakukan. Sedangkan menurut pandangan Sistem Ekonomi Kapitalis jumlah (kuantitas) kepemilikan harta individu berikut cara memperolehnya (kualitas) tidak dibatasi, yakni dibolehkan dengan cara apapun selama tidak mengganggu kebebasan orang lain.

Sistem ekonomi sosialis yang membatasi kuantitas kepemilikan dan menempatkan kepemilikan negara pada posisi tertinggi cenderung melahirkan kekuasaan yang otoriter, sedangkan sistem ekonomi kapitalis yang memberikan kebebasan untuk memiliki suatu barang tanpa pembatasan

kuantitas dan kualitas, cenderung menimbulkan kesenjangan sosial. Pemilik modal kuat akan semakin sejahtera dan kuat, sehingga akan memiliki kekayaan (property) yang tidak terbatas, sedangkan kelompok yang tidak mampu (poverty) semakin sulit untuk memiliki kekayaan (property).


selengkapnya KLIK DISINI

.
Comments  
# Alimuddin M.PA. Denpasar 2013-02-06 07:16
pemilik absoliut atas segalanya hanyalah Allah SWT, harta yang kita miliki hanya titipan dari-NYA guna kita kelola dan mafaatkan dalam rangka mewujudkan pengabdian kita hanya kepada-NYA.
Reply | Reply with quote | Quote
Add comment

Hubungi Kami

Gedung Sekretariat MA (Lt. 6-8)

Jl. Jend. Ahmad Yani Kav. 58 ByPass Jakarta Pusat

Telp: 021-29079177
Fax: 021-29079277

Email Redaksi : Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.
Email Ditjen : Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.

Lokasi Kantor

Fanpage