Hakim PA Sengeti: Jangan Mudah Berburuk Sangka
Sengeti | www.pa-sengeti.go.id
Mengawali bulan Februari 2013, Pengadilan Agama (PA) Sengeti kembali mengadakan kegiatan bimbingan mental (bintal) yang merupakan program rutin bulanan, Selasa (05/02), dengan pembicara hakim wanita PA Sengeti, Nur Chotimah, SHI., MA.
Acara bintal ini diikuti oleh seluruh pegawai PA Sengeti tanpa terkecuali. Nampak, seluruh peserta mengikuti acara tersebut dengan seksama dan penuh perhatian mengingat sang pembicara menyampaikan materi dengan bahasa yang lugas dan mudah dipahami.
Tema yang dikupas dalam bintal adalah seputar ghibah. Nur Chotimah, menuturkan bahwa perbuatan ghibah harus benar diwaspadai mengingat perbuatan ini mudah dan tanpa sadar sering dilakukan. “Terkadang kita tidak sadar membicarakan kejelekan orang,” ujarnya.
Ia mengutip sebuah hadis yang mengulas mengenai batasan ghibah. Dalam hadis tersebut, diuraikan bahwa ghibah adalah membicarakan sesuatu yang tidak disukai orang lain. Jika kejelekan yang dibicarakan memang benar ada pada diri orang yang dibicarakaan maka itu berarti sudah mempergunjingkan kejelekan orang dan jika apa yang dibicarakan itu tidak ada pada diri orang tersebut maka itu sungguh merupakan dusta.
Hakim PA Sengeti yang berasal dari Kediri ini, mengingatkan bahwa perbuatan ghibah atau membicarakan kejelekan orang lain harus dihindari. “Jangan mudah berburuk sangka. Berpikirlah yang positif terhadap orang lain,” tegasnya. (alsyah / Jurdilaga PA Sengeti).