Tembilahan – Pengadilan Agama (PA) Tembilahan Kelas IB menerima kunjungan Tim HATIBINWASDA Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Pekanbaru dalam rangka pembinaan, pengawasan, koordinasi, dan pemantauan layanan peradilan pada Kamis, 24 September 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Sidang Umar Bin Khattab PA Tembilahan dan menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas tata kelola, administrasi, serta pelayanan kepada masyarakat pencari keadilan.

Kegiatan tersebut dilaksanakan berdasarkan Surat Tugas Ketua PTA Pekanbaru Nomor 1230/KPTA.W4-A/ST.PW1.1/IX/2026 tanggal 10 September 2026. Dalam surat tugas tersebut, Tim ditugaskan untuk melaksanakan koordinasi dan pemantauan layanan peradilan ke Pengadilan Agama Tembilahan pada 22 sampai dengan 24 September 2026.

Tim HATIBINWASDA PTA Pekanbaru terdiri dari Drs. M. Nasrul K, S.H., M.H., Hakim Tinggi Pengadilan Tinggi Agama Pekanbaru; Muzahar, S.Ag., M.H., Panitera Pengganti PTA Pekanbaru; Muhammad Yanis, S.Ag., M.H., Kepala Bagian Umum dan Keuangan PTA Pekanbaru; serta Winarto, A.Md., S.H., M.H., Analis Pengelolaan Keuangan APBN Ahli Muda PTA Pekanbaru.

Kegiatan diawali dengan sambutan dari Wakil Ketua PA Tembilahan, Fahrurrozi, S.H.I., M.H. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi atas kehadiran Tim HATIBINWASDA PTA Pekanbaru serta menyatakan kesiapan PA Tembilahan untuk menerima arahan, bimbingan, dan masukan sebagai bahan evaluasi dan perbaikan.

Fahrurrozi menyampaikan bahwa setiap catatan dan arahan yang diberikan dalam kegiatan pembinaan akan diterima secara terbuka dan ditindaklanjuti sesuai dengan ketentuan. Hal tersebut merupakan bagian dari komitmen PA Tembilahan untuk terus meningkatkan kualitas pelaksanaan tugas dan pelayanan kepada masyarakat.

Tim juga menyampaikan sejumlah catatan terkait manajemen peradilan, administrasi persidangan, serta pelayanan publik. Catatan tersebut menjadi bagian dari proses pemantauan dan pembinaan untuk mendorong peningkatan kualitas pelaksanaan tugas di PA Tembilahan.

Selain aspek administrasi dan pelaksanaan tugas, Tim HATIBINWASDA turut menekankan pentingnya membangun lingkungan kerja yang saling menghargai dan peduli terhadap sesama aparatur. Menurut arahan yang disampaikan, pembinaan harus mampu mendorong peningkatan kinerja sekaligus menciptakan suasana kerja yang mendukung profesionalitas dan kebersamaan.

Menanggapi hasil ekspose dan arahan tersebut, PA Tembilahan menyatakan kesiapan untuk menindaklanjuti seluruh catatan dan rekomendasi yang disampaikan Tim HATIBINWASDA PTA Pekanbaru. Hasil pembinaan akan menjadi bahan evaluasi dalam memperkuat tata kelola peradilan, meningkatkan kualitas administrasi, serta mengoptimalkan pelayanan kepada masyarakat pencari keadilan.

Kegiatan pembinaan dan pengawasan tersebut menjadi momentum bagi PA Tembilahan untuk melakukan evaluasi secara berkelanjutan. Melalui pembinaan ini, PA Tembilahan berkomitmen untuk terus melakukan perbaikan dan meningkatkan kualitas pelaksanaan tugas guna mewujudkan pelayanan peradilan yang profesional, tertib, transparan, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat pencari keadilan.

Dalam sesi ekspose, PA Tembilahan menyampaikan kondisi satuan kerja, baik dari aspek sarana dan prasarana maupun sumber daya manusia. Dari sisi sarana dan prasarana, turut disampaikan kondisi ruang persidangan, ruang pelayanan, serta keterbatasan ruang kerja bagi aparatur. Kondisi tersebut menjadi salah satu hal yang perlu mendapat perhatian dalam mendukung kenyamanan dan efektivitas pelaksanaan tugas.

Sementara dari aspek sumber daya manusia, dibahas kondisi jumlah aparatur, kebutuhan pengembangan kompetensi, pengalaman, serta karier. Sejumlah hal yang berkaitan dengan kebutuhan dan penguatan sumber daya manusia juga menjadi bagian dari pembahasan dalam kegiatan tersebut.

Dalam arahannya, Tim HATIBINWASDA PTA Pekanbaru menekankan pentingnya membangun hubungan kerja yang baik, menjaga kebersamaan, serta menciptakan lingkungan kerja yang kondusif. Pembinaan diharapkan tidak hanya menjadi sarana evaluasi terhadap pelaksanaan tugas, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi dan kebersamaan seluruh aparatur.Tim juga menyampaikan sejumlah catatan terkait manajemen peradilan, administrasi persidangan, serta pelayanan publik. Catatan tersebut menjadi bagian dari proses pemantauan dan pembinaan untuk mendorong peningkatan kualitas pelaksanaan tugas di PA Tembilahan.

Selain aspek administrasi dan pelaksanaan tugas, Tim HATIBINWASDA turut menekankan pentingnya membangun lingkungan kerja yang saling menghargai dan peduli terhadap sesama aparatur. Menurut arahan yang disampaikan, pembinaan harus mampu mendorong peningkatan kinerja sekaligus menciptakan suasana kerja yang mendukung profesionalitas dan kebersamaan.

Menanggapi hasil ekspose dan arahan tersebut, PA Tembilahan menyatakan kesiapan untuk menindaklanjuti seluruh catatan dan rekomendasi yang disampaikan Tim HATIBINWASDA PTA Pekanbaru. Hasil pembinaan akan menjadi bahan evaluasi dalam memperkuat tata kelola peradilan, meningkatkan kualitas administrasi, serta mengoptimalkan pelayanan kepada masyarakat pencari keadilan

.Kegiatan pembinaan dan pengawasan tersebut menjadi momentum bagi PA Tembilahan untuk melakukan evaluasi secara berkelanjutan. Melalui pembinaan ini, PA Tembilahan berkomitmen untuk terus melakukan perbaikan dan meningkatkan kualitas pelaksanaan tugas guna mewujudkan pelayanan peradilan yang profesional, tertib, transparan, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat pencari keadilan.