GORONTALO – Di bawah panji integritas dan semangat "PTA Hebat", Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Gorontalo resmi mengikrarkan janji suci dalam pelayanan publik. Bertempat di Aula Pentagon, jajaran pimpinan dan seluruh aparatur melaksanakan penandatanganan Pakta Integritas, Perjanjian Kinerja, serta komitmen kolektif menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) dan penerapan Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP), Selasa (13/01).

Suasana Khidmat dan Simbolisme Semangat Kegiatan dibuka dengan lantunan lagu kebangsaan Indonesia Raya yang menggema, disusul dengan Hymne Mahkamah Agung dan Mars PTA Hebat. Harmoni nada ini seolah menjadi pengingat bagi setiap aparatur akan tanggung jawab besar yang dipikul di pundak mereka. Suasana semakin syahdu saat doa dipanjatkan, memohon keberkahan agar setiap langkah pengabdian di tahun ini bernilai ibadah dan manfaat.

Bukan Sekadar Seremoni Di Atas Kertas, Dalam arahannya yang penuh penekanan, Ketua PTA Gorontalo  Nia Nurhamidah Romli, menegaskan bahwa momentum ini adalah "kontrak moral". Beliau mengingatkan bahwa tanda tangan yang dibubuhkan bukan sekadar formalitas administratif, melainkan janji setia kepada masyarakat dan Tuhan.

"Penandatanganan Pakta Integritas dan Perjanjian Kinerja ini adalah roh dalam bekerja. Kita berkomitmen untuk memberikan pelayanan yang melampaui ekspektasi, menjaga harga diri instansi dengan menolak segala bentuk praktik penyuapan, dan memastikan keadilan hadir tanpa noda korupsi," tegas Srikandi berdarah Bandung ini.

Langkah Strategis Menuju WBBM dan SMAP Usai arahan, satu per satu pejabat dan aparatur maju untuk membubuhkan tanda tangan. Penandatanganan ini menjadi simbol kesiapan PTA Gorontalo dalam mengimplementasikan standar SMAP (Sistem Manajemen Anti Penyuapan) secara konsisten. 

Langkah ini merupakan syarat mutlak dalam meraih predikat WBBM, di mana kualitas pelayanan publik dan transparansi menjadi panglima utamanya.Melalui perhelatan ini, PTA Gorontalo kembali memosisikan diri sebagai institusi yang responsif dan akuntabel. Harapannya, tinta yang mengalir dari pena seluruh aparatur hari ini mampu mewujudkan wajah peradilan yang bersih, berwibawa, dan sepenuhnya berorientasi pada kepuasan masyarakat di wilayah Gorontalo. Acara ini di akhiri dengan foto bersama seluruh jajaran aparatur Pengadilan Tinggi Agama Gorontalo

RD