
Menindaklanjuti surat Kementrian Keuangan Republik Indonesia Dirjen. Perbendaharaan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Sumatera Utara, Operator SAKTI Pengadilan Agama Rantauprapat Ibu Juli Purwanti, S.Kom. menghadiri undangan sosialisasi End User Training (EUT) Migrasi Saldo Awal SAKTI yang diadakan KPPN Rantauprapat secara virtual di ruang Kesekretariatan Pengadilan Agama Rantauprapat. Sosialisasi ini dalam rangka mendukung keberhasilan Implementasi SAKTI dan pelaksanaan migrasi data saldo awal tahun 2022.

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pendampingan dan pemahaman kepada satuan kerja terkait SAKTI modul pelaporan serta menjamin kelancaran pelaksanaan migrasi data saldo awal. Terima kasih kami ucapkan kepada seluruh satker yang telah bekerja sama mensukseskan kegiatan hari ini.
Acara sosialisasi di buka oleh Plh. Kepala Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Rantauprapat dan disampaikan terimakasih atas atensi dan kesediaan seluruh Mitra kerja wilayah KPPN Rantauprapat serta berharap seluruh peserta dapat mengikuti paparan dari pemateri nantinya dengan baik dan tuntas.

Kegiatan tersebut dilaksanakan sehubungan dengan pelaksanaan migrasi data saldo awal dan penyusunan Laporan Keuangan Pemerintah Pusat Semester I melalui SAKTI Tahun 2022. Acara yang dimulai pukul 09:00 WIB tersebut diawali sambutan sekaligus pembukaan oleh Ketua KPPN Rantauprapat yang menyampaikan pentingnya validitas Saldo Awal jika migrasi SAKTI ingin berjalan dengan baik, beliau juga berharap pada sosialisasi ini peserta dapat menyimak dan mencermati jadwal-jadwal penyampaian LK/KL antara lain terhadap Kementerian Lembaga yang signifikan dan non signifikan dengan jadwal-jadwal yang telah ditentukan.
Selanjutnya pemateri pertama menyampaikan dalam sosialisasi ini Migrasi Saldo awal harus benar-benar dipersiapkan dan dapat dipertanggungjawabkan. Dengan saldo akhir tidak ada yang ketinggalan meliputi Saldo Akhir Persediaan, simak dan BMN pada tahun 2022 yang tidak ada selisih pastinya.
“SAKTI terinterkoneksi dengan sistem aplikasi lain, yang mana dalam SAKTI ini terdapat modul pembayaran, komitmen, anggaran, persediaan, bendahara, aset tetap, administrasi, GL dan Piutang berhubungan dengan DJA (Custom Web dan Simponi), DJPB (GPP, Omspan, E-Rekon), DJP DJKN (SIMAN), DJBC (Data Bea dan Cukai),” paparnya.
Dengan adanya sosialisasi ini diharapkan LKKL tahun 2022 audited dapat disusun dengan baik dan proses migrasi saldo awal dapat berjalan dengan lancar sehingga implementasi SAKTI dapat berjalan lancar.