Dalam pembelajaran dengan instruktur Ir. Kumala Insiwi Suryo, M.M. yang berasal dari Lembaga Konsultan PPM Manajemen Jakarta, dimulai dengan pemaparan materi oleh instruktur. Dengan gaya dan kepiawaian instruktur, peserta dapat mengikuti pembelajaran dengan baik sekalipun peserta pada umumnya telah berusia di atas 60 tahun.
Materi yang disampaikan instruktur terdiri dari 4 (empat) topik bahasan yaitu manajemen human capital ASN, manajemen talenta, the challenge of leadership dan coaching & mentoring. Menurut instruktur, seorang pemimpin harus mampu memenej human capital ASN agar berguna dalam memajukan organisasi. Selain itu, pemimpin agar memberikan motivasi terhadap ASN supaya ia mampu mengembangkan bakat yang dimilikinya.
“Pimpinan harus berusaha memberikan motivasi kepada bawahan agar ia mampu berbuat untuk kemajuan organisasi,” ujar Kumala yang berasal dari Jawa ini.
“Pemimpin yang baik adalah pemimpin yang humanis dan mau menerima saran dan usul bawahan,” tandasnya lagi.
Masih menurut Kumala, seorang ASN memiliki talenta masing-masing dan talenta ini harus dimenej supaya produktif sehingga ia dapat mengembangkan bakatnya bagi kesuksesan karir maupun keberhasilan program yang telah ditetapkan. Peran pimpinan, sambungnya lagi, harus mengayomi dan melindungi bawahan serta memberikan penghargaan terhadap prestasi bawahan.
“Berikanlah penghargaan kepada bawahan atas prestasinya dalam melakukan tugas dan tanggung jawab yang diberikan kepadanya,” kata Kumala berpesan.
Pelatihan mentoring tersebut, selain diisi dengan pemaparan materi oleh instruktur, kepada peserta diminta memberikan pendapat dan saran atas materi yang disampaikan. Dan, kepada peserta yang memberikan saran maupun mengajukan pertanyaan diberikan bintang berupa kertas sebagai bukti. Semakin banyak mengajukan pertanyaan atau saran, sebanyak itu pula diberikan bintang.