Semarakkan Ramadhan, Aparatur Pengadilan Agama Magelang Berbagi Takjil dan Gelar Khotmil Qur’an
Semarakkan Ramadhan, Aparatur Pengadilan Agama Magelang Berbagi Takjil dan Gelar Khotmil Qur’an
Kota Magelang – 13 April 2023, selepas shalat Ashar berjamaah, Aparatur Pengadilan Agama Magelang berbagi takjil buka puasa yang peruntukan bagi masyarakat sekitar dan pengendara yang melintasi lingkungan kantor PA Magelang. Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka semarakkan bulan Ramadhan sekaligus mempererat silaturahmi serta meningkatkan kepedulian sosial di antara sesama umat muslim khususnya antara Aparatur PA Magelang dengan masyarakat sekitar.
Baca Juga: Menuju WBBM, Aparatur PA Magelang Gelar Public Campaign Dibarengi dengan Sedekah Ramadhan
Selepas berbagi takjil, kegiatan dilanjutkan dengan khotmil qur’an yang merupakan penutup rangkaian kegiatan Ramadhan, dimana selama bulan Ramadhan ini Pengadilan Magelang menyelenggarakan kegiatan Taklim dan Tadarus Al Qur’an selepas shalat dzuhur berjamaah.
Kegiatan yang berlangsung di lobby utama PA Magelang tersebut diawali dengan sambutan Ketua PA Magelang Septianah, S.H.I., M.H., dilanjutkan dengan pembacaan surat-surat pendek secara bergantian yang dimulai dengan surat Al Balad sampai surat An Naas, diakhiri dengan do’a khotmil qur’an yang dipimpin oleh Hakim Muda PA Magelang Muhammad Ainun Najib, S.H.
Acara sore itu juga dirangkai dengan mauidzhoh khasanah oleh Wakil Ketua PA Magelang Nurhasan, S.H.I., M.E. yang juga sekaligus sebagai Pengasuh Pondok Pesantren Bait Al-Qur’an di Jawa Barat.
Ustad Nurhasan mengajak para jamaah untuk senantiasa bersyukur dengan apa yang telah Allah berikan termasuk nikmat Islam dan Iman serta ditakdirkannya kita dipertemukan dengan bulan Ramadhan.
“Kita patut bersyukur ditakdirkan oleh Allah SWT dapat bertemu dengan bulan Ramadhan kembali, dimana Ramadhan merupakan sarana untuk kita mengevaluasi keimanan, mengintropekai ibadah kita apakah sudah sesuai syariat atau belum, dan meningkatkan ketaqwaan kita kepada Allah SWT. Jangan sampai kita bertemu dengan Ramadhan berkali-kali namun termasuk dalam golongan orang yang merugi, tidak bisa merasakan nikmatnya beribadah karena masih menganggap bahwa ibadah merupakan ritual serta kewajiban belaka”.
“Semoga momentum Ramadhan ini memotivasi diri kita untuk dapat mempertahankan amalan-amalan selama bulan Ramadhan dan meningkatkan kualitas ibadah kita selepas berakhirnya Ramadhan, serta menjadikan aktivitas duniawi kita sebagai pengantar untuk mendapat keridhoan dan keberkahan Illahi”, pungkasnya. Ans