Semangat Hari Kesaktian Pancasila: Ketua PA Bangkinang Hadiri Kegiatan Pemasangan Plang Larangan Aktivitas di Lahan Bekas Karhutla & Penanaman Pohon

plang0110251.jpg

Bangkinang | www.pa-bangkinang.go.id

Dalam rangka memperingati Hari Kesaktian Pancasila ke-60 Tahun 2025, Ketua Pengadilan Agama Bangkinang, Dr. Hasan Nul Hakim, S.H.I., M.A., turut hadir pada kegiatan pemasangan plang larangan aktivitas di lahan bekas kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Merangin, Kec. Kuok, Kab. Kampar. Kegiatan ini digelar secara serentak di Kabupaten Kampar, serta melakukan aksi penanaman pohon sebagai bagian dari komitmen menjaga kelestarian lingkungan.

plang0110252.jpg

Pemasangan plang dilakukan oleh Polres Kampar di 8 titik lokasi bekas karhutla, dengan total 32 plang peringatan sebagai bentuk upaya pencegahan agar tidak ada aktivitas pembakaran ulang atau perusakan lingkungan lebih lanjut.

plang0110253.jpg

Ketua PA Bangkinang hadir di lokasi bersama unsur Forkopimda, pemerintah daerah, serta masyarakat setempat. Dalam kesempatan tersebut, ia menyampaikan dukungan terhadap langkah preventif ini yang sejalan dengan nilai-nilai Pancasila sebagai perekat bangsa dan tanggung jawab kolektif terhadap kelestarian alam.

plang0110254.jpg

Kehadiran Pak Ketua menunjukkan bahwa lembaga peradilan agama juga mengambil bagian aktif dalam gerakan menjaga lingkungan dan penegakan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan nyata, bukan hanya sebagai simbolik upacara semata.

plang0110255.jpg

Penanaman pohon secara simbolis turut dilakukan di beberapa titik lokasi plang larangan, sebagai langkah rehabilitasi lingkungan dan upaya pemulihan ekosistem yang terdampak kebakaran. Kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen Pemkab Kampar dan instansi terkait dalam menjaga kondisi alam agar tetap lestari dan mencegah kebakaran susulan.

plang0110256.jpg

Dengan momentum Hari Kesaktian Pancasila, kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga lingkungan, menolak pembakaran hutan, dan bersama-sama memelihara bumi sebagai warisan generasi mendatang. (ES/TimITPaBkn)