Pengadilan Agama Pematangsiantar melaksanakan Rapat Koordinasi Bulanan untuk bulan Juli pada Kamis, 3 Juli 2025 pukul 08.30 WIB bertempat di Ruang Sidang. Rapat dibuka oleh Sekretaris Muliadin, S.H., yang mengawali dengan menyampaikan tindak lanjut dari hasil rapat bulan sebelumnya, termasuk evaluasi atas capaian dan progres kerja masing-masing bagian.

Dalam sesi pelaporan, beberapa hal penting disampaikan oleh para pegawai, antara lain:

  • Kasubbag Umum dan Keuangan melaporkan realisasi DIPA 01 dan DIPA 04, serta menyampaikan bahwa laporan keuangan masih menunggu instruksi lebih lanjut dari eselon 1.

  • Kasubbag PTIP menginformasikan bahwa penilaian SAKIP (Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah) telah diterima dan saat ini sedang ditindaklanjuti.

  • Salah satu hakim memberikan perhatian khusus kepada petugas Pos Bantuan Hukum (POSBAKUM) agar lebih teliti dan bertanggung jawab dalam memverifikasi identitas para pihak yang mengajukan gugatan agar tidak terjadi kesalahan data.

 

Selain laporan, rapat juga menjadi sarana penyampaian berbagai pembaruan penting, antara lain:

  • Mulai bulan Juli, akta cerai telah diterbitkan secara elektronik, sebagai bagian dari transformasi layanan berbasis digital, yang bertujuan memberikan kemudahan dan efisiensi bagi para pencari keadilan.

  • Adanya penambahan CPNS dengan jabatan teknisi sarana dan prasarana diharapkan mampu meningkatkan pengawasan serta pemeliharaan fasilitas dan kebutuhan kantor secara lebih optimal.

  • Dengan penambahan dua hakim baru, maka akan dilakukan pembagian tugas dalam pengawasan bidang, guna memperkuat manajemen internal dan pengawasan fungsional.

  • Petugas informasi kembali diingatkan untuk mengimbau para pihak agar mempersiapkan bukti-bukti sejak awal persidangan, guna mempercepat proses pemeriksaan perkara.

Sebelum rapat ditutup, Ketua Pengadilan Agama Pematangsiantar Sri Hartati, S.H.I., M.H. menyampaikan sejumlah arahan penting yang bersifat penguatan nilai kerja dan etos pelayanan. Beliau menekankan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan kantor, terutama di area luar seperti halaman dan tempat umum, karena kebersihan mencerminkan kedisiplinan serta memberikan kenyamanan bagi seluruh pegawai dan para pencari keadilan.

Selain itu, Ketua juga mengingatkan agar seluruh pegawai menjalankan tugas dengan niat yang ikhlas, tidak semata-mata karena kewajiban. Sikap patuh terhadap perintah pimpinan menjadi bagian dari profesionalisme yang harus terus dijaga, termasuk dalam merespons arahan dan tanggung jawab pekerjaan.

Dalam menjalankan tugas sehari-hari, beliau juga berpesan agar setiap pekerjaan dilakukan dengan sungguh-sungguh dan penuh tanggung jawab, serta mampu memilah dan memprioritaskan pekerjaan yang bersifat mendesak (urgent) agar pelayanan tidak terhambat dan penyelesaian tugas dapat berjalan efektif. Arahan ini menjadi pengingat bahwa keberhasilan sebuah lembaga tidak hanya ditentukan oleh sistem yang dibangun, tetapi juga oleh komitmen dan semangat seluruh aparatur dalam menjaga integritas, kedisiplinan, dan kualitas kerja.

 

Tim IT PA Pematangsiantar