Praya | pa-praya.go.id

 

PA Praya ikuti rakor Ditjen Badilag Mahkamah Agung RI pada tanggal 2-3 Maret 2021 secara virtual di ruang Media Center PA Praya. Rakor kali ini dihadiri pimpinan PA Praya Ketua Baiq Halkiyah, S.Ag., M.H., dan Wakil Ketua PA Praya Syafruddin, S.Ag., M.S.I, didampingi Panitera Drs. Ahmad, S.H., M.H., serta Sekretaris PA Praya Ridho Rasyid, S.IP.

Sebagaimana tertera dalam Surat Direktur Jenderal Badan Peradilan Agama Nomor : 641/DjA/HM.00/2/2021, tanggal 25 Februari 2021, perihal " Rapat Koordinasi Ditjen Badilag Tahun 2021" bahwa selain untuk Rapat Koordinasi juga diagendakan Peluncuran lnovasi Aplikasi dan Penyerahan Penghargaan secara virtual kepada satuan kerja yang berprestasi.

rakor badilag

RAKOR BADILAG

Tidak tanggung-tanggung, Rakor ini mengusung tema “Membangun Peradilan Agama Modern Berkelanjutan Menuju Birokrasi Berkelas Dunia.”Tema tersebut tidak berlebihan karena menampilkan pembicara dari dalam dan luar negeri.

Diantaranya Askolani, S.E.,M.A (Direktur Jenderal ANggaran Kementerian Keuangan RI), YM. Prof. Ajung Datuk Setya Dr. Mohd. Naim Mokhtar (Ketua Jabatan Kehakiman Syariah Malaysia), YM. Judith Ryan (Hakim Agung FcoA di Sydney Australia), YM. Dr. H. Amran Suadi, S.H., M.H., M.M. (Ketua Kamar Agama MA RI), Dr. Ahmed Bin Salem bin Muhammad Al Ameri (Rektor Universitas Islam Imam Muhammad Bin Sa’ud Arab Saudi), dan Cate Sumner – Leisha Lister (Senior Advissor AIPJ 2).

Ketua PA Praya menyampaikan, baru kali ini rakor Badilag menggaungkan tema berkelas dunia. “Saya gembira sekali menyambut pelaksanaan rakor tahun 2021 ini karena berkelas dunia,” kata Baiq Halkiyah.

"PA Praya sangat antusias dan telah mempersiapkan diri untuk mengikuti rakor yang digelar secara virtual tersebut.” Tambahnya.

Perwakilan menteri Keuangan Indonesia menyampaikan materi tentang Penguatan & Penegakan Hukum Ekonomi Syari'ah yang Berkeadilan di Indonesia. Sementara YM. Prof. Ajung Datuk Setya Dr. Mohd. Naim Mokhtar menyampaikan materi tentang Penerapan Hukum Nafkah Anak Pasca Perceraian di Malaysia. Serta YM. Judith Ryan Hakim Agung FcoA di Sydney Australia menyampaikan tentang Apttkasi Gugatan Mandiri untuk Akses Keadilan Yang lebih baik.

Setelah selesai penyampaian materi, ketua PA Praya akan menyampaikan hasil rakornas kepada seluruh aparatur PA Praya,untuk diambil hal positif dari hasil rakor kali ini.

Dalam rakor kali ini PA Praya adalah salah satu satuan kerja penerima penghargaan Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) dari 51 (lima puluh satu) satuan kerja di Badan Peradilan Agama (Badilag) Mahkamah Agung Republik Indonesia. Berharap PA Praya tahun depan kita bisa mengikuti rakor untuk kategori penerima WBBM.(Tim IT PA Praya)