
Pada tahun 2021 ini, PTA Medan bertambah tiga orang staf yaitu berupa calon pegawai negeri sipil (PNS). Mereka adalah Martin Angga Hardiyanto, A.Md, Farah Zhafirah Kusuma Rusyid, A.Md dan Muti Asmita Hasibuan, S. Kom.
Pada hari Kamis (28/1) mereka bertiga kompak datang melapor dan bertemu dengan Ketua PTA Medan H. Abd. Hamid Pulungan yang didampingi staf Kepegawaian Muhammad Adlin. “Kami bertiga datang melapor di PTA Medan ini untuk mulai melaksanakan tugas sesuai dengan perintah dari Mahkamah Agung RI,” kata Angga melaporkan.
Disebutkan oleh Angga, bahwa dirinya dan teman-teman telah diangkat menjadi CPNS di PTA Medan, namun SK pengangkatan akan dikirim kemudian. Sekalipun demikian, menurut informasi yang kami terima bahwa SK pengangkatan sebagai CPNS telah diinput di Sikep.
“SK pengangkatan kami sebagai CPNS belum kami terima, tetapi telah diinput di aplikasi Sikep,” kata Angga yang dibenarkan oleh Muhammad Adlin.
Ditambahkan oleh Muti Asmita Hasibuan, bahwa mereka bertiga telah siap melaksanakan tugas di PTA Medan. Oleh sebab itu, urainya lagi, mohon bimbingan dan arahan supaya kami dapat melaksanakan tugas dengan baik.
“Kami bertiga telah siap melaksanakan tugas, mohon bimbingan dan arahan agar kami dapat melaksanakan tugas dengan baik,” kata Muti Asmita Hasibuan yang meraih S.1 Teknik Informatika.
Sedangkan Farah Zhafirah Kusuma Rusyid menyebutkan bahwa dirinya akan berusaha betah tinggal di Kota Medan ini agar dapat melaksanakan tugas dengan baik. Dijelaskannya, sekalipun ia berasal dari Kota Semarang Jawa tengah, tetapi ia bersyukur ditempatkan di PTA Medan.
“Saya berusaha supaya betah tinggal di Medan ini karena sebagai CPNS telah berikrar bersedia ditempatkan dimana saja dalam wilayah negara kesatuan Republik Indonesia,” tandas Farah yang berstatus gadis ini.
Sementara itu, Ketua PTA Medan H. Abd. Hamid Pulungan menyambut baik dan senang dengan kehadiran ketiga CPNS tersebut. Hal ini, sambungnya lagi, PTA Medan bertambah kekuatan dalam melaksanakan tugas sebagai kawal depan MA untuk memberikan pembinaan dan pengawasan kepada PA.
“Saya senang dengan kehadiran kalian bertiga di PTA Medan ini, terutama karena dua orang adalah sarjana teknik informatika,” ujar H. Abd. Hamid Pulungan tersenyum.
“PTA Medan membutuhkan sarjana teknologi informasi untuk dijadikan tenaga ahli dalam mewujudkan pengadilan modern,” tandasnya.
Pertemuan yang berlangsung di ruang tamu pimpinan tersebut berlangsung lebih kurang 30 menit. Dan di akhir pertemuan diadakan sesi foto bersama. (ahp)