
Foto: Dokumentasi penulis
Manado – Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Manado menggelar rapat pleno Tim Penilai Kinerja dan Pemberian Reward Satuan Kerja Pengadilan Agama di wilayah hukum PTA Manado. Rapat tersebut membahas hasil penilaian kinerja satuan kerja sekaligus menyusun draft penetapan satuan kerja terbaik untuk Triwulan III 2026 pada Senin (14/9).
Rapat dipimpin Ketua Tim Penilai, Hakim Tinggi PTA Manado Djabir Sasole, dan diikuti tim penilai dari bidang kepaniteraan serta kesekretariatan. Dalam rapat tersebut, masing-masing tim memaparkan hasil penilaian berdasarkan indikator kinerja yang telah ditetapkan.
Tim Penilai Bidang Kepaniteraan yang dipimpin Panitera PTA Manado, Imran, memaparkan hasil evaluasi berdasarkan delapan indikator penilaian. Sejumlah indikator yang menjadi dasar penilaian antara lain kecepatan dan ketepatan penyampaian laporan perkara melalui surat elektronik, ketepatan validasi e-Register dan Laporan Informasi Perkara (LIPA), serta kecepatan dan ketepatan pelaporan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) kas melalui aplikasi e-Keuangan.
Selain indikator tersebut, penilaian juga mencakup sejumlah aspek administrasi dan pelaksanaan tugas kepaniteraan yang menjadi bagian dari evaluasi kinerja satuan kerja di wilayah hukum PTA Manado.
Sementara itu, Tim Penilai Bidang Kesekretariatan yang dipimpin Sekretaris PTA Manado, Abdul Rifai, menyampaikan hasil penilaian berdasarkan 13 indikator. Beberapa di antaranya meliputi kelengkapan data pada aplikasi Sikep, kelengkapan data e-Doc, penilaian Indeks Profesionalitas Aparatur Sipil Negara (IP ASN), penilaian verifikasi dan validasi (Verval), serta Penetapan Status Penggunaan (PSP) Barang Milik Negara (BMN).
Penilaian bidang kesekretariatan juga mencakup aspek perencanaan dan pelaporan pelaksanaan anggaran pada DIPA 01 dan DIPA 04 Mahkamah Agung. Berbagai indikator tersebut digunakan untuk melihat tingkat kepatuhan, kelengkapan administrasi, serta kualitas pelaksanaan tugas kesekretariatan pada masing-masing satuan kerja.
Djabir Sasole mengapresiasi tim penilai dari bidang kepaniteraan dan kesekretariatan yang telah menyajikan data berdasarkan kondisi riil satuan kerja di wilayah hukum PTA Manado.
"Data yang disampaikan tim penilai menggambarkan kondisi riil satuan kerja saat ini. Hal ini menjadi dasar penting dalam menentukan penilaian secara objektif," ujar Djabir dalam rapat tersebut.

Di samping memberikan apresiasi, Djabir juga memberikan perhatian terhadap sejumlah satuan kerja yang masih memperoleh nilai atau peringkat rendah. Menurut dia, hasil penilaian tidak semata-mata menjadi dasar pemberian penghargaan, tetapi juga dapat digunakan sebagai bahan evaluasi untuk mendorong peningkatan kinerja.
Ia menegaskan perlunya tindak lanjut terhadap satuan kerja yang masih memiliki capaian rendah agar dapat melakukan perbaikan pada periode berikutnya.
"Untuk satuan kerja yang masih memperoleh nilai rendah, tentu akan menjadi catatan dan bahan evaluasi. Ke depan, kita akan mendorong agar ada perbaikan sehingga kinerjanya dapat meningkat," katanya.
Rapat pleno tersebut kemudian menyepakati draft hasil penilaian kinerja dan pemberian reward satuan kerja terbaik Triwulan III 2026. Sebelum rapat ditutup, Djabir memastikan seluruh hasil penilaian telah dibahas dan disepakati oleh anggota tim penilai untuk selanjutnya diajukan kepada Ketua PTA Manado.
Hasil penilaian tersebut selanjutnya akan menjadi bahan pertimbangan pimpinan PTA Manado dalam menetapkan satuan kerja terbaik di wilayah hukum PTA Manado untuk periode Triwulan III 2026.
Penulis: Muhammad Arif Pahlevi
Editor: Ditjen Badilag