
Gorontalo, 16 Agustus 2026 – Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Gorontalo menggelar jalan sehat dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dan HUT ke-81 Mahkamah Agung Republik Indonesia, Minggu (16/8/2026). Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan public campaign sebagai sarana mendekatkan lembaga peradilan kepada masyarakat sekaligus menyosialisasikan berbagai program pelayanan PTA Gorontalo.
Kegiatan diikuti oleh seluruh Hakim, Aparatur Sipil Negara (ASN), tenaga outsourcing, serta keluarga besar PTA Gorontalo. Para peserta tampil semarak dengan mengenakan pakaian bernuansa merah putih sebagai wujud kebanggaan dan semangat memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.
Jalan sehat secara resmi dibuka dan dilepas oleh Ketua PTA Gorontalo, Dr. Dra. Nur Djannah Syaf, S.H., M.H. Pelepasan peserta ditandai dengan pelepasan balon ke udara sebagai simbol dimulainya rangkaian kegiatan jalan sehat.
Jalan sehat tersebut tidak sekadar menjadi kegiatan olahraga dan rekreasi bersama, tetapi juga dimanfaatkan sebagai momentum public campaign PTA Gorontalo. Setibanya di garis finis yang berlokasi di jalan protokol depan Kantor PTA Gorontalo, peserta membagikan paket sembako kepada masyarakat dan pengguna jalan yang melintas. Pada kesempatan yang sama, turut disampaikan berbagai pesan dan program pelayanan PTA Gorontalo sebagai bentuk edukasi serta upaya mendekatkan pengadilan kepada masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, peserta menyuarakan komitmen PTA Gorontalo untuk terus menghadirkan pelayanan prima yang mengedepankan kepentingan masyarakat, sederhana, cepat, dan biaya ringan, serta bebas dari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN). Pesan tersebut menjadi bagian dari upaya membangun pemahaman masyarakat bahwa pengadilan hadir untuk memberikan pelayanan yang mudah diakses, transparan, berintegritas, dan berorientasi pada kebutuhan pencari keadilan.
Selain itu, public campaign juga memperkenalkan Program Isbat Wakaf Terpadu, salah satu program unggulan PTA Gorontalo yang dilaksanakan secara terpadu bersama para pemangku kepentingan terkait. Program tersebut diarahkan untuk memberikan kepastian hukum terhadap aset wakaf sekaligus mendorong agar tanah-tanah wakaf di Provinsi Gorontalo memiliki bukti autentik berupa sertifikat, sehingga memberikan perlindungan hukum dan kepastian status bagi masyarakat serta nazhir.
Antusiasme masyarakat terlihat sepanjang pelaksanaan kegiatan. Interaksi langsung antara aparatur peradilan dan masyarakat melalui pembagian sembako serta penyampaian pesan pelayanan menjadi kesempatan bagi PTA Gorontalo untuk memperkenalkan peran pengadilan secara lebih dekat dan humanis.
Usai jalan sehat, kegiatan dilanjutkan dengan berbagai perlombaan yang diikuti oleh keluarga besar PTA Gorontalo. Beragam lomba tersebut menambah kemeriahan peringatan HUT Kemerdekaan RI dan HUT ke-81 Mahkamah Agung RI sekaligus menjadi ruang kebersamaan bagi seluruh aparatur dan keluarga.
Ketua PTA Gorontalo Dr. Dra. Nur Djannah Syaf, S.H., M.H. menyampaikan bahwa kegiatan tersebut tidak hanya dimaksudkan untuk memeriahkan peringatan hari besar nasional dan HUT Mahkamah Agung, tetapi juga menjadi momentum untuk mempererat hubungan kekeluargaan dan silaturahmi di lingkungan PTA Gorontalo.
“Melalui kegiatan seperti ini, kita berharap hubungan kekeluargaan dan silaturahmi antara seluruh pegawai dan keluarga besar PTA Gorontalo semakin erat. Kebersamaan ini penting untuk membangun suasana kerja yang harmonis, solid, dan pada akhirnya semakin memperkuat komitmen kita dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya.
Melalui kegiatan jalan sehat dan public campaign tersebut, PTA Gorontalo menunjukkan bahwa semangat memperingati kemerdekaan dan HUT Mahkamah Agung tidak hanya diwujudkan melalui kegiatan internal, tetapi juga dengan hadir di tengah masyarakat, menyampaikan informasi pelayanan, serta memperkuat komitmen mewujudkan peradilan yang berintegritas, humanis, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.