
Bertempat di Aula Lantai III Pengadilan Tinggi Agama Medan pada hari Senin tanggal 29 Mei 2023, dilaksanakan Kegiatan Pembinaan mental. Jadwal pembinaan mental pada hari ini penceramah adalah Drs. H. Alimuddin, S.H., M.H. (Hakim Tinggi Pengadilan Tinggi Agama Medan), yang bertemakan “ Pentingnya Taubat Dalam Islam”, dihadiri oleh seluruh aparatur Pengadilan Tinggi Agama Medan dengan pembawa acara Drs. Aidil. (Panitera Pengganti Pengadilan Tinggi Agama Medan).
Dalam Ceramahnya Bapak Drs. H. Alimuddin, S.H., M.H., menyampaikan bahwa setiap manusia di muka bumi ini tidak ada yang pernah luput dari kesalahan, kekhilafan atau perbuatan lain yang mengantarkan kita pada sebuah dosa. Tentu bagi kita semua pernah melakukan kesalahan dan dosa. Apakah itu kesalahan besar atau kecil. Namun hal tersebut perlu menjadi bahan ajaran bagi diri kita atau muhasabah diri. Allah SWT sebagai Maha Pengasih lagi Maha Pengampun tentu akan memaafkan dan mengampuni dosa yang telah dilakukan oleh umatnya. Asalkan umat tersebut mau dan bersungguh-sungguh dalam memohon ampunannya untuk tidak lagi mengulangi kesalahan yang sama. Maka dari itu, sangat penting bagi kita sebagai umat Islam untuk selalu menyadari perbuatan dan melakukan taubat.
|
|
Allah Berfirman dalam Surat An-Nisa ayat 110 yang artinya: “Dan barangsiapa yang mengerjakan kejahatan dan menganiaya dirinya, kemudian ia mohon ampun kepada Allah, niscaya ia mendapati Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”
Bahwa ada tiga syarat yang harus dipenuhi dalam bertaubat agar diterima oleh Allah SWT, diantaranya:
- Menyesali kesalahan.
- Meninggalkan maksiat.
- Menghindar serta menjaga diri agar tidak jatuh pada lubang yang sama.
Beberapa kerugian yang diakibatkan oleh perbuatan dosa, antara lain:
- menjauhkan dari pertolongan Allah karena Allah Swt. hanya akan menolong hamba-Nya yang taat (lihat QS. Hūd [11] : 44);
- membuat hidup tidak berkah atau tidak berdaya guna dan tidak bermanfaat (lihat Al-A’rāf [7] : 96),
- membuat rusak lingkungan hidup dan penderitaan (lihat Ar-Rūm [30] : 41), dan
- membuat hati menjadi keras sehingga sulit untuk menerima
Dosa sebesar apapun dapat dihilangkan dengan cara taubat, sebagaimana firman Allah Swt. berikut.
Katakanlah, “Wahai hamba-hambaKu yang melampau batas terhadap diri mereka sendiri! Janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah akan mengampuni dosa-dosa semuanya. Sungguh Dialah yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS. Az-Zumar [39] : 53).
Melihat hal tersebut, dapat ditarik kesimpulan bahwa sangat penting bagi kita sebagai umat muslim untuk menyesali perbuatan dan segera melakukan taubat. Karena pintu maaf Allah SWT akan sangat terbuka dengan lebar bagi kita yang ingin bertaubat dengan sungguh-sungguh. Jadi bertaubatlah, sebelum semuanya terlambat.

Selanjutnya Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Agama Medan (Bapak Drs. H. Sahruddin, S.H., M.H.) menyampaikan ucapan terimah kasih kepada Bapak Drs. H. Alimuddin, S.H., M.H, yang telah menyampaikan ceramah dihadapan kita semua yang bertemakan “Pentingnya Taubat Dalam Islam“.
Demikian Acara Pembinaan Mental ini dilaksanakan semoga dapat bermanfaat bagi kita semua. (Jas)