Jayapura-----Upaya penigkatan profesionalitas aparatur peradilan dalam memberikan pelayanan perkara kepada masyarakat pencari keadilan, Ketua, Hakim, Panitera dan Sekretaris Pengadilan Agama ( PA ) Jayapura Kelas IA mengikuti Pembinaan Hakim Agung yang bertempat di Aula Pengadilan Tinggi Jayapura, Selasa ( 29/09).
Hakim Agung Kamar Pidana Dr. H. Achmad Setyo Pudjoharsoyo, S. H., M. Hum., Hakim Agung Kamar Perdata Dr. Sobandi, S. H., M. H., Hakim Agung Kamar Tata Usaha Negara Khusus Pajak Dr. L.Y. Hari Sih Advianto, S. ST., S, H., M .M., M. H., Hakim Yustisial Kamar Pidana Kepaniteraan, Chandra Khoirunmas, S. H., M. H., dan Kepala Subbagian Kesekretariatan Ketua Muda Pidana Khusus, Akbar, S. H., M. H., serta Kepala Biro Kepegawaian Mahkamah Agung RI Sahlanudin, S.Ag., S. H., M. H hadir dalam acara Pembinaan yang diikuti kurang lebih 80 peserta secara langsung dan secara daring oleh Pimpinan, Hakim, Panitera dan Sekretaris Tingkat Banding dan Tingkat Pertama pada empat lingkungan peradilan yang berada di Papua.

Kegiatan Pembinaan Daerah Hakim Agung Pengawas dan Pembina Daerah ini merupakan kali pertama diadakan di Kota Jayapura untuk tahun 2026, sejalan dengan Surat Keputusan Ketua Mahkamah Agung RI Nomor : 48/ KMA / SK.PW1 / II / 2026 tanggal 27 Februari 2026 tentang Penunjukan Hakim Agung Pengawas dan Pembina Daerah.
Dalam sambutan pembukaan, Bapak Pudjoharsoyo menyampaikan bahwa Kegiatan ini mengemban 2 misi yakni Sosialisasi Kebijakan Mahkamah Agung untuk Kamar Pidana terkait Pemberlakuan Kitab Undang – undang Hukum Pidana ( KUHP ) secara nasional dan Kitab Undang – Undang Hukum Acara Pidana ( KUHAP ) No. 20 Tahun 2026. Ditambahkan, dari Kamar Perdata akan pemaparan kebijakan Mahkamah Agung terkait PERMA No.1 Tahun 2026 tentang Pedoman Penyelesaian Sengketa Bank dalam Likuidasi dan Pasca Likuidasi di Pengadilan. Begitupun dari Kamar Tata Usaha Negara ( TUN ) perihal kebijakan - kebijakan Sektetaris Mahkamah Agung untuk Kamar TUN.

“ Penting bagi kita untuk menyampaikan agar ada titik singgung ketiganya, disamping permasalahan yang dialami keseharian atau yang terjadi dilingkungan kerja, silahkan disampaikan sebagai informasi dan masukan,”, ungkap Ketua Kamar Pidana dihadapan peserta pembinaan.
Beliau menambahkan, dengan diterbitkannya Edisi Revisi Buku 2 tahun 2026 untuk Kamar Pidana, Perdata, Tatausaha dan Militer akan menjawab permasalahan yang terjadi saat ini seiring perkembangan zaman di dunia peradilan. Pengetahuan dan kemampuan aparatur peradilan akan Informasi dan Teknologi harus berjalan seiring sehingga tidak ketinggalan perkembangan teknologi saat ini.
Dr. Sobandi, S.H., M.H. Hakim Agung yang sekaligus menjabat Plt. Sekma selain menyampaikan materi teknis Yudisial , juga menyampaikan proyeksi anggaran tahun 2027. Kebijakan pengusulan dan pengelolaan anggaran seluruh satuan kerja didaerah termasuk peremajaan server dan pengembangan data center Mahkamah Agung, serta pengadaan laptop turut disampaikan sebagai kabar yang memberikan aura keceriaan di wajah peserta pembinaan.


“ Peningkatan tunjangan kinerja seluruh ASN MA, sudah mendapatkan izin prakarsa dan untuk tahapan selanjutnya akan mendapatkan izin prinsip. Namun, jangan khawatir karena peningkatan tunjangan kinerja ASN MA menjadi salah satu perhatian dan instruksi langsung Bapak Presiden” ujar Pak Supandi.
Beliau sampaikan, semoga tahun ini atau paling lambat tahun depan, sudah meningkat tunjangan kinerja ASN MA menjadi 100 persen.
“ Guna mengatasi krisis hakim, Insyaallah Oktober nanti akan dirilis pengadaan calon hakim dari unsur ASN. Sedangkan untuk Provinsi Papua dan Aceh, akan terdapat formasi khusus yang syaratnya lebih mudah dibandingkan formasi umum”, ujar Mantan Kepala BUA MA.
Disampaikan pula bahwa untuk formasi CPNS MA, juga sudah diajukan sekitar 4.800 yang sudah diajukan ke Kemenpan RB dan masih menunggu persetujuan. Dr. Sobandi menegaskan Ketua MA dan pimpinan lainnya terus berkomitmen untuk memperjuangkan peningkatan kesejahteraan seluruh aparatur peradilan dan meningkatan kepercayaan publik, melalui penguatan kapasitas serta integritas aparatur peradilan
Ketua PTA Jayapura Dr. H. Asrofi, S. H., M. H dalam sambutan menutup acara pembinaan menyampaikan ucapan terima kasih dan permohonan maaf atas segala kekurangan, kesalahan, dan khilaf dalam penyelenggaraan acara. “ Semoga ilmu yang disampaikan selama pembinaan dapat diterapkan dilingkungan kerja masing masing. Mutiara yang mesti dbawa dari acara ini adalah ketika integritas tidak ada maka intelengensi dan energi justru akan menimbulkan mudharat”, ungkap Pak Ketua diakhir sambutan. ( Adm / Pajpr )