
Ketua Pengadilan Agama Pematang Siantar Sri Hartati, S.H.I., M.H. bersama dengan Wakil Ketua dan para Hakim kembali mengikuti Sesi-Sesi dalam Kunjungan Kerja Mahkamah Agung RI ke FCFCoA secara daring pada hari keempat, Selasa, 25 Oktober 2022.
Pada hari keempat kunjungan di FCFCoA, diskusi membahas mengenai Independent Children’s Lawyers (ICL) atau Pengacara Anak Independen. Narasumber pertama Judge Liz Boyle menjelaskan mengenai Manfaat bagi Pengadilan dengan Keterlibatan Pengacara Anak Independen. Beliau memaparkan bahwa peran ICL yaitu untuk menyediakan pengadilan dengan 'suara anak' yaitu dengan cara yang mencerminkan usia dan kedewasaan anak dan sifat kasus advokasi untuk kepentingan terbaik anak serta memberikan bukti kepada pengadilan yang mungkin bertolak belakang dengan keinginan/pandangan anak serta di dalam persidangan, ICL juga memeriksa silang semua saksi termasuk para pihak dan ahli, bukti pemilihan, termasuk dari dokumen yang dihasilkan pada panggilan pengadilan, juga mengusulkan perintah pengadilan dan membuat pengajuan untuk kepentingan terbaik anak, mengatasi perbedaan antara pandangan anak dan kepentingan terbaik

Narasumber kedua pada diskusi hari ini ialah Kristen Wylie, Family Law Associate Director, Lembaga Bantuan Hukum Tasmania. Beliau menjelaskan mengenai Standar Operasional Prosedur (SOP) Pengacara Anak Independen. Standar dan Pedoman Praktik ICL adalah yang pertama di Australia, karena menggabungkan standar praktik yang jelas bersama dengan pedoman edukatif. Mereka adalah sumber daya paling komprehensif yang tersedia di Australia untuk pengacara. Selain itu, Kristen Wylie juga memberitahu cara ICL dalam membantu anak merasa aman yaitu berpakaian lebih tidak formal, mempertimbangkan duduk di lantai, bermain permainan untuk membuka perkenalan dengan baik serta menyediakan mainan sensorik.
Tim IT PA Pematang Siantar