Rabu, 29 April 2026 — Pengadilan Agama Tangerang menerima kunjungan pembinaan dari Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Banten dalam rangka pelaksanaan fungsi pengawasan, pembinaan, dan evaluasi terhadap satuan kerja di wilayah hukumnya.

Rombongan PTA Banten yang hadir terdiri dari Wakil Ketua, Panitera, dan Sekretaris yang disambut oleh Pimpinan Pengadilan Agama Tangerang kemudian berkeliling memantau jalannya pelayanan publik Pengadilan Agama Tangerang.

Kegiatan Pembinaan dan Evaluasi dilaksanakan di Aula PA Tangerang yang dihadiri oleh Hakim dan ASN Pengadilan Agama Tangerang. Mengawali kegiatan Pembinaan dan Evaluasi, Ketua Pengadilan Agama Tangerang, Dr. Khalid Gailea, S.H., M.H. menghimbau agar Hakim dan ASN PA Tangerang dapat menyimak dengan sungguh-sungguh hasil temuan, masukan atau hal-hal yan menjadi isu terupdate yang akan disampaikan oleh Tim PTA Banten.

Dalam kesempatan tersebut, Tim PTA Banten menyampaikan apresiasi atas implementasi Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) di Pengadilan Agama Tangerang. Panitera PTA Banten, Pahrurrozi, menyampaikan bahwa budaya integritas yang dibangun melalui SMAP telah tercermin dengan baik dalam lingkungan kerja. “Aura SMAP sudah terasa saat mengunjungi PA Tangerang,” ungkapnya.

Selain apresiasi, Tim PTA Banten juga memberikan sejumlah arahan strategis untuk peningkatan kinerja, di antaranya pentingnya kedisiplinan dalam pelaporan tugas serta absensi kehadiran, khususnya dalam pelaksanaan Work From Home (WFH).

Sekretaris PTA Banten, Laila Istiadah, turut mendorong agar capaian kinerja tahun 2026 dipersiapkan secara optimal sebagai eviden dalam meraih predikat Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) pada tahun berikutnya. Ia juga menegaskan bahwa pengisian absensi secara manual tidak lagi diperkenankan. “Semangat, tahun depan WBBM!” ujarnya.

Lanjut, Laila Istiadah mengingatkan agar Hakim dan ASN Pengadilan Agama Tangerang dapat meningkatkan penegakan disiplin kerja. Atasan Langsung dihimbau agar senantiasa menyampaikan kepada bawahannya untuk mematuhi aturan disiplin kerja dan kode etik jabatan.

Sementara itu, Wakil Ketua PTA Banten, Dr. Anang P., menekankan pentingnya keselarasan program kerja dengan program prioritas Direktorat Jenderal Badan Peradilan Agama (Badilag). Ia juga mengingatkan agar setiap kegiatan yang dilaksanakan dapat dipublikasikan secara aktif sebagai bentuk akuntabilitas dan transparansi kepada masyarakat.

Sesi pembinaan ini juga dimanfaatkan sebagai momen untuk mengevaluasi tindak lanjut hasil pengawasan daerah Triwulan I Tahun 2026, guna memastikan bahwa setiap rekomendasi Tim Hatiwasda PTA Banten telah ditindaklanjuti secara tepat, lengkap, dan akuntabel oleh Pengadilan Agama Tangerang. Melalui kegiatan pembinaan ini, diharapkan Pengadilan Agama Tangerang dapat terus meningkatkan kinerja, memperkuat budaya integritas, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik, sejalan dengan upaya mewujudkan peradilan yang agung dan berkepercayaan. (win/int)