Blangkejeren, Hari ini Senin (17/10/22), Mahkmah Syar’iyah Blangkejeren dalam usaha memperbaiki pelayanan bekerjasama dengan BSI (Bank Syari’ah Indonsia) KCP Blangkejeren menggelar Pelatihan Service Excellent bagi petugas PTSP, Resepsionis dan Securty MS Blangkejeren. Hal ini diperlukan dalam upaya peningkatan pelayanan prima kepada masyarakat umum maupun pencari keadilan di Wilayah Yurisdiksi Mahkamah Syar’iyah Blangkejeren. 

 

Pelatihan Service Excellent yang diperuntukan bagi para Petugas Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP), Resepsionis dan Security di buka langsung oleh Ketua Mahkamah Syar’iyah Blangkejeren Bapak T. Swandi, S.H.I., M.H. dan di dampingi Panitera Mahkamah Syar’iyah Blangkejeren Bapak Urizal, S.H., M.H.

 

Pelatihan dimulai pukul 09.00 WIB di Ruang Media Center Mahkamah Syar’iyah Blangkejeren dengan Bapak Faisal Agimga sebagai pemateri di damping oleh Bapak Sunarya (BOSM), Bapak Hamdani Mazri (CSR) dan Riski Asal (BANSOS). Pelatihan berjalan dengan apik dan menyenangkan, serta untuk kelancaran didukung penuh oleh Tim BSI KCP Blangkejeren. Salah satu materi yang di bahas yaitu bagaimana 10 Perilaku Service Excellent itu sendiri dan mengajak kepada seluruh petugas untuk mempraktekan secara langsung bagaimana melayani para pencari keadilan dengan Senyum, Salam, Sapa, Sopan, dan Santun. 

 

Setelah itu acara dilanjutkan dengan sesi Tanya jawab dimana salah seorang petugas PTSP MS Blangkejeren bernama Amni Syukra menanyakan bagaimana sikap kita jika dalam memberikan pelayanan kepada pencari keadilan ada seorang pihak yang besikap arogan terhadap petugas, kemudian pemateri menjawab dengan situasi seperti itu kita sebagai petugas pelayanan tetap tersenyum dan tetap memberikan pelayanan sesuai SOP.

 

Ketua Mahkmah Syar’iyah Blangkejeren sangat senang dengan adanya pelatihan dan bimbingan standard pelayanan berupa Pelatihan Service Excellent oleh Bank Syariah Indonesia KCP Blangkejeren, dan KMS Blangkejeren berharap kedepan pelatihan seperti ini dapat terus berlanjut kerena ini merupakan langkah awal kita untuk memperbaiki kualitas dan mutu pelayanan publik kita, karena petugas pelayanan PTSP dan security kita sangat perlu bimbingan dan pelatihan agar dapat melayani masyarakat pencari keadilan dengan optimal. (SH)