Jumat, 5 Juli 2024.Ketua Pengadilan Agama Tangerang YM. Khalid Gailea, S.H., M.H.beserta Tim Zona Integritas menyambut hangat Inspektur Utama Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, Ketua KPU Kota Tangerang dan Bengkulu beserta tim dalam rangka Benchmarking Pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).

 

 

Diawali dengan Yel Yel Pengadilan Agama Tangerang yang semangat dan gemuruh serta pantun yang menarik oleh Tim Zona Integritas Pengadilan Agama Tangerang, Tim Komisi Pemilihan Umum merasa takjub dan diterima baik oleh PA. Tangerang.

 

 

Selanjutnya kegiatan Benchmarking Pembangunan Zona Integritas dilaksanakan dengan memberikan paparan Pembangunan Zona Integritas oleh Ketua dan Wakil Ketua Pengadilan Agama Tangerang mulai dari Pencanangan Pembangunan Zona Integritas Tahun 2016, diraihnya predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) Tahun 2019, Verifikasi Lapangan dalam rangka menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) oleh Tim Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenpanRB) Tahun 2021 serta Pembangunan Zona Integritas sampai dengan saat ini.

 

 

“Bangun integritas terlebih dahulu, keluar dari zona nyaman kemudian berupaya untuk meraik WBK dan WBBM” tegas Khalid dalam paparannya.

 

Lanjut Khalid menyampaikan bahwa indikator keberhasilan membangun integritas yaitu (1) Tidak ada lagi keluhan stakerholders; (2) Suasana Kantor menjadi kondusif; (3) Perubahan sikap dan budaya kerja.

 

Paparan dilanjutkan oleh Wakil Ketua Pengadilan Agama Tangerang YM. Yang Ariani, S.Ag., S.H., M.H. yang menyampaikan terkait eviden Komponen Pengungkit, Reform dan Hasil sebagaimana Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 90 Tahun 2021 tentang Pembangunan dan Evaluasi Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani di Instansi Pemerintah.

 

 

“Untuk meraih WBK perlu diperhatikan seperti pemahaman yang utuh terhadap subtansi 6 area perubahan, keterlibatan Pimpinan secara aktif, perubahan pola pikir dan budaya kerja yang nyata, implementasi pengawasan, pelayanan publik, inovasi terintegrasi dan pelaksanaan survei pelayanan publik serta anti korupsi” jelas Yang Ariani.

 

Lanjut Yang Ariani menyampaikan beberapa hal penting dalam mempersiapkan Evaluasi Zona Integritas diantaranya (1) Responden list pengguna layanan; (2) Video profil dan proses Pembangunan ZI; (3) Mempersiapkan paparan untuk keperluan evaluasi.

 

 

Pada saat diskusi, Ketua Divisi Hukum Pengawasan KPU Kota Bengukulu menanyakan peran “tangan” perempuan yang berhasil diterapkan oleh PA Tangerang. Selain itu juga menanyakan pengelolaan website serta sarana dan prasarana pelayanan publik. Pertanyaan tersebut dijawab langsung oleh Ketua Khalid Gailea, Wakil Ketua Yang Ariani, Sekretaris Hana Nuraeni dan Kasubbag PTIP Nurwinda Findiani.

 

Selain itu, Inspektur Utama Sekretariat Jenderal KPU RI Nanang Priatna mengapresiasi atas pelaksanaan Pembangunan Zona Integritas yang dilaksanakan oleh PA Tangerang beserta upaya-upaya yang tidak mudak baik itu secara anggaran maupun sarpas terlebih lagi dalam berintegritas dan keluar dari zona nyaman.

 

 

Acara kemudian dilanjutkan dengan mengunjungi area pelayanan publik seperti Ruang Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Pos Bantuan Hukum, Ruang Sidang dan Ruang Mediator.

 

 

“Saya merasa surprise dengan pintu layanan yang sudah dibedakan antara pintu pegawai dan pintu pengunjung. Hal ini sudah menunjukan pengendalian kunjungan langsung dari pihak berperkara yang dapat mencederai integritas. Selain itu Pemandu Jalan (Guiding Block)untuk Penyandang Disabilitas dari Pintu Gerbang sampai Ruang Sidang telah tersedia.” ucap Nanang.

 

 

Semoga dengan dilaksanakannya Benchmarking Pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM), masing-masing unit kerja dapat melaksanakan Pembangunan Zona Integritas dan perubahan yang lebih baik lagi dengan harapan dapat meraih WBK oleh KPU dan WBBM oleh PA. Tangerang. Acara diakhiri dengan penyerahan plakat dan foto bersama.