Normal 0 false false false IN X-NONE AR-SA /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; mso-para-margin-top:0cm; mso-para-margin-right:0cm; mso-para-margin-bottom:10.0pt; mso-para-margin-left:0cm; line-height:115%; mso-pagination:widow-orphan; font-size:11.0pt; font-family:"Calibri","sans-serif"; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin; mso-bidi-font-family:Arial; mso-bidi-theme-font:minor-bidi; mso-ansi-language:IN;}
TANGERANG – PA Tangerang, diwakili oleh Ketua, wakil ketua dan Sekretaris, mengikuti peresmian serentak gedung baru pengadilan secara daring di Ruang Rapat Pimpinan pada Selasa (6/2/2024).
Peresmian gedung baru secara serentak tersebut digelar Mahkamah Agung terhadap 3 gedung pengadilan tingkat banding, 18 gedung pengadilan tingkat pertama, gedung parkir, gedung PTSP, ruang media center dan rumah jabatan Mahkamah Agung RI. Peresmian dipusatkan di Pengadilan Tinggi Sulawesi Tengah, Jl. Prof. Moh. Yamin No. 1, Kota Palu, Prov. Sulawesi Tengah.
Pemilihan Pengadilan Tinggi Sulawesi Tengah sebagai tuan rumah peresmian beberapa gedung baru pengadilan dan fasilitas di bawah naungan Mahkamah Agung diungkapkan Ketua Mahkamah Agung RI, Prof. Dr. Syarifuddin di dalam sambutannya. Syarifuddin mengatakan alasan memilih Kota Palu adalah karena Ketua Pengadilan Tinggi Sulawesi Tengah, Nirwana, pernah menemuinya dan bertanya kapan ia dapat melihat gedung baru Pengadilan Tinggi Sulawesi Tengah. Syarifuddin kemudian teringat kondisi gedung Pengadilan Tinggi Sulawesi Tengah dan gedung PTUN Palu yang rusak berat, serta situasi Kota Palu yang porak-poranda akibat gempa dan likuifaksi yang melanda Kota Palu pada September 2018 sehingga ia ingin melihat kondisi terkini disana.
“Saya ingin datang, ingin menyaksikan bagaimana gedung pengadilan tinggi, yang disampaikan oleh ibu ketua ini, sudah sangat megah. Ternyata saya tidak salah pilih, gedungnya memang sudah sangat bagus. Ptun pun kemarin saya lihat sudah sangat bagus,” ucap Syarifuddin.
Dalam kesempatan tersebut, Syarifuddin juga memuji kemajuan yang dicapai Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah selama 6 tahun terakhir, dan mengucapkan selamat kepada Kota Palu yang telah berbenah diri dan bangkit setelah terjadinya bencana alam tersebut.
Lebih lanjut, Syarifuddin mengatakan bahwa pembangunan gedung pengadilan dan fasilitas pendukungnya merupakan upaya terus-menerus yang dilakukan Mahkamah Agung guna meningkatkan ketersediaan sarana dan prasarana dalam rangka mewujudkan pelayanan yang prima terhadap masyarakat pencari keadilan, dengan zero KKN. Syarifuddin menyampaikan harapan terhadap pembangunan infrastruktur yang dilakukan Mahkamah Agung dapat menjadi simbol dari semangat yang membawa spirit baru bagi aparatur peradilan, dan mengingatkan untuk tetap memberi pelayanan yang baik bagi masyarakat.
“Gedung megah itu, bukan hanya di Pengadilan Tinggi Palu, PTUN Palu, tapi di seluruh Indonesia, gedung megah yang kita bangun, tidak ada gunanya sama sekali jika tidak diiringi dengan pelayanan yang terbaik kepada pencari keadilan. Oleh karena itu, kepada kawan-kawan saya semua di seluruh Indonesia, berikanlah pelayanan yang terbaik kepada pencari keadilan dimanapun berada, “ ujarnya.
Acara peresmian tersebut dihadiri Wakil Ketua Mahkamah Agung RI Bidang Yudisial, Panitera dan Plt Sekma, Pejabat Eselon I, Gubernur Sulawesi Tengah, Para Pimpinan Forkopimda Sulawesi Tengah, 3 ketua pengadilan tingkat banding dan 18 ketua pengadilan yang menaungi gedung baru di satuan kerjanya. Acara tersebut juga diikuti secara daring oleh seluruh pimpinan satuan kerja pengadilan di seluruh Indonesia dan disiarkan secara langsung melalui kanal Youtube Mahkamah Agung RI.