Rabu, 6 November 2024, Pengadilan Agama (PA) Tangerang telah 100 % menindaklanjuti temuan pengawasan daerah semester II Tahun 2024. Hal itu disampaikan oleh tim monitoring dan evaluasi (monev) dari Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Banten dalam acara Ekspose Hasil Monitoring dan Evaluasi atas Laporan Tindak Lanjut Hasil Pengawasan dan Pembinaan Daerah di Aula Cakra PA Tangerang.


Tim monev memeriksa seluruh eviden dan implementasi tindak lanjut yang dilakukan PA Tangerang atas temuan yang tercantum di dalam laporan hasil pengawasan daerah semester II tahun 2024, dan menyimpulkan semua temuan tim pengawas pada tanggal 9-10 Oktober 2024 lalu telah ditindaklanjuti dengan baik oleh PA Tangerang.

Pada ekspose hasil monev, Panitera PTA Banten, Pahrurrozi, menyampaikan PA Tangerang telah menindaklanjuti semua temuan dengan baik.
“PA Tangerang ini cukup tanggap. Walaupun di rekomendasinya itu tidak pas, tapi PA Tangerang sudah menindaklanjuti sesuai dengan yang dimaksud dengan rekomendasi, “ ujar Pahrurrozi.

Sementara itu, Sekretaris PTA Banten, Laila Istiadah, menuturkan PA Tangerang merupakan barometer pengadilan agama di wilayah PTA Banten sehingga PTA Banten akan berusaha memberikan masukan dan saran yang menjadikan PA Tangerang menjadi pengadilan agama yang lebih baik lagi. Laila menjelaskan bahwa kedatangan tim PTA Banten ke pengadilan agama bertujuan 3A: (1) Asah, PTA Banten mengajari dan memberikan solusi atas masalah yang ditemukan; (2) Asih, PTA Banten menjaga pengadilan agama di bawahnya karena adanya perasaan sayang atas pengadilan agama di bawahnya; (3) Asuh, PTA Banten akan selalu membimbing pengadilan agama di bawahnya.


Senada dengan Pahrurrozi, Laila menyampaikan bahwa PA Tangerang telah menindaklanjuti semua temuan pengawas daerah. Laila menambahkan agar profil ASN dibuat tiap semester, sementara profil ASN yang terbaru tetap ditampilkan pada situs PA Tangerang.
“Pesan saya, pertahankan kinerja ini, “ ucap Laila menutup presentasinya.

Pada kesempatan yang sama, hadir Ketua dan Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Agama Banten yang memberikan pembinaan kepada aparatur PA Tangerang. Ketua Pengadilan Tinggi Agama Banten, Helmi Thohir, dalam pembinaannya dengan tegas menghimbau kepada Pimpinan dan aparatur PA Tangerang untuk menjaga integritas dan tidak melakukan hal-hal yang akan mencederai nama baik lembaga peradilan.


“Ditengah-tengah kondisi lembaga kita (Mahkamah Agung RI) yang ditimpa musibah dengan kasus integritas, saya menghimbau kepada Ketua, Wakil Ketua, Para Hakim dan pegawai PA Tangerang untuk menjaga integritas kita, jangan sampai kita melakukan sesuatu yang akhirnya akan mencederai lembaga peradilan”, tegas Helmi.

Sementara itu, Wakil Ketua PTA Banten, Pandil, menyampaikan PA Tangerang merupakan lembaga pengadilan agama yang berkinerja baik. Salah satu indikatornya adalah minimnya pengaduan atas kinerja dan pelayanan PA Tangerang.
“Apabila kita telah melaksanakan tugas kita dengan sebaik mungkin, tentu ujungnya adalah minmnya pengaduan, “ ujar Pandil. “Saya sudah 4 bulan ini di Banten, belum pernah saya didatangi surat pengaduan ke Pengadilan Agama Tangerang.”

Acara ekspose hasil monitoring dan evaluasi atas tindak lanjut hasil pengawasan dan pembinaan daerah diakhiri dengan sesi foto bersama.