Ketua Pengadilan Agama Pematang Siantar Sri Hartati, S.H.I., M.H., Wakil Ketua, Hakim, Panitera dan Panitera Muda mengikuti webinar hari kedua dengan topik Kepemimpinan Hakim Perempuan dan Peningkatan Keanekaragaman di Peradilan secara daring melalui zoom meeting pada Rabu, 27 September 2023. Webinar ini diselenggarakan dalam kerangka kerjasama antara Mahkamah Agung RI dan FCFCOA didukung oleh Australia Indonesia Partnership for Justice 2 (AIPJ2). 

 

Ketua Mahkamah Agung Prof. Dr. H. Muhammad Syarifuddin, S.H., M.H, membuka kegiatan ini secara resmi. Dalam sambutannya beliau menyampaikan bahwa orientasi utama dalam akses keadilan adalah upaya mengurangi dan jika memungkinkan menghilangkan segala jenis hambatan yang dihadapi oleh pencari keadilan. Pendekatan dan orientasi ini bertujuan memastikan layanan pengadilan terjangkau oleh seluruh elemen dan lapisan masyarakat, terlepas dari kemampuan ekonomi, tingkat pendidikan maupun lokasi mereka tinggal.

Selanjutnya Hakim Agung Mahkamah Agung Hj. Lulik Tri Cahyaningrum, S.H., M.H, membawakan materi dengan tema "Temuan Kunci Survey Persepsi dan Tantangan Hakim Perempuan Indonesia". The Hon. Chief Justice Will Alstergren dari  Federal Circuit and Family Court of Australia mengungkapkan bahwa Hakim perempuan pertama yang diangkat menjadi Ketua Pengadilan Tinggi Australia adalah The Hon. susan Kiefel AC. Sedangkan pada Oktober 2022 untuk pertama kalinya dalam sejarah Pengadilan Tinggi Australia, mayoritas dari tujuh hakim agung adalah perempuan.

 

Setelah itu Penanggap pertama Dra. Hj. Lelita Dewi S.H., M.Hum, Hakim Tinggi pada Pengadilan Tinggi Agama Kep. Riau membawakan materi dengan tema "Peran dan Tantangan Hakim Perempuan pada Peradilan Agama di Indonesia. selanjutnya penanggap kedua Dr. Diah Sulastri Dewi, S.H., M.H, Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Bandung, memaparkan materi dengan tema "Manfaat dan Pentingnya Pembentukan Wadah bagi Hakim Perempuan dalam IKAHI". Tujuan dari dialog ini ialah membahas lebih lanjut pencapaian MA-RI dalam memperkuat kepemimpinan perempuan dalam meningkatkan inisiatif keanekaragaman peradilan dan rencana tindak lanjutnya.

 

 

Tim IT PA Pematang Siantar