Ketua Pengadilan Agama Pematang Siantar Sri Hartati, S.H.I., M.H., Wakil Ketua, Hakim, Panitera dan Panitera Muda mengikuti webinar dengan topik Capaian Kerjasama MARI dan Federal Circuit and Family Court of Australia (FCFCOA) dalam Peningkatan Akses Keadilan secara daring melalui zoom meeting pada Selasa, 26 September 2023. Webinar ini diselenggarakan dalam kerangka kerjasama antara Mahkamah Agung RI dan FCFCOA didukung oleh Australia Indonesia Partnership for Justice 2 (AIPJ2). 

 

Ketua Mahkamah Agung Prof. Dr. H. Muhammad Syarifuddin, S.H., M.H, membuka kegiatan ini secara resmi. Dalam sambutannya beliau menyampaikan bahwa akses terhadap keadilan merupakan konsep yang mengacu kepada kemampuan individu dan masyarakat  untuk secara efektif mencari dan memperoleh penyelesaian yang adil tepat waktu terhadap permasalahan hukum yang mereka hadapi. “Aspek keterjangkauan saat ini tidak dapat dimaknai semata-mata mengenai biaya yang murah untuk berpekara di pengadilan. Tapi harus dimaknai secara luas untuk memastikan para pencari keadilan betul-betul dapat mengakses layanan pengadilan”, ungkap beliau.

 

The Hon. Chief Justice Will Alstergren dari  Federal Circuit and Family Court of Australia membawakan materi inisiatif akses keadilan. Beliau menyampaikan bahwa publikasi putusan dipandang sebagai cara penting untuk melayani kepentingan publik dan mencerminkan komitmen Pengadilan untuk membuka akses keadilan. ”Pengadilan memiliki situs web yang modern dan informatif serta memiliki konten yang jelas mengenai seluruh bidang pekerjaan Pengadilan”, ungkapnya.

Untuk menindaklanjuti kemajuan kegiatan kemitraan antara Mahkamah Agung dan FCFCOA pada area fokus strategi AIPJ2 Justice for Women and Girls, maka tujuan dari webinar pada hari ini adalah membahas pencapaian dan hasil-hasil penting dari dialog antar pengadilan khususnya mengenai: 

a. layanan konsultasi hukum yang diberikan melalui posbakum di pengadilan;

b. keringanan biaya perkara bagi pemohon yang mengalami kesulitan finansial;

c. menampilkan prestasi Pengadilan Negeri dan Pengadilan Agama dalam inisiatif meningkatkan akses keadilan dan layanan yang inklusif bagi Perempuan, anak dan penyandang disabilitas.



 

Tim IT PA Pematang Siantar