PA Bangkinang Hadiri Upacara Wisuda Purnabhakti Ketua PTA Pekanbaru Dr. Drs. H. Syahril, S.H., M.H., Oleh Ketua Mahkamah Agung RI

purna3008241.jpg

Bangkinang | www.pa-bangkinang.go.id

Jum'at (30/08/2024) – Ketua, Wakil Ketua, Panitera, dan Sekretaris Pengadilan Agama Bangkinang menghadiri Upacara Wisuda Purnabhakti Ketua PTA Pekanbaru, Dr. Drs. H. Syahril, S.H., M.H. yang dipimpin langsung  oleh Ketua Mahkamah Agung Prof. Dr. H.M. Syarifuddin, S.H., M.H., di Hotel Pangeran, Pekanbaru, Riau.

purna3008242.jpg     purna3008243.jpg

Ketua dan Wakil Ketua Pengadilan Agama Bangkinang mendapat tugas mengiringi prosesi purnabhakti Ketua PTA Pekanbaru, sedangkan Panitera dan Sekretaris menyaksikan seluruh rangkaian kegiatan tersebut.

Terhitung sejak tanggal 1 September 2024, Dr. H. Syahril, SH., MH memasuki masa purnabakti sebagaimana yang disebutkan dalam Surat Keputusan Presiden RI Nomor 67/P Tahun 2024 tentang Pemberhentian Hakim di Lingkungan Peradilan Agama. Acara dilaksanakan di Gedung Daerah Balai Serindit Gubernuran Riau. Yang dihadiri oleh tamu undangan dari Mahkamah Agung, Badilag, Anggota Forkopimda, Ketua PA sewilayah, personil PTA Pekanbaru dan PA Pekanbaru dan tamu undangan dari beberapa pimpinan PTA Se-Indonesia.

purna3008244.jpg    purna3008245.jpg

Setelah pembacaan SK pemberhentian oleh Sekretaris PTA Pekanbaru Mukti Ali, S.Ag., MH, ditayangkan pemutaran video singkat mengenai riwayat kerja Pak Syahril yang dilanjutkan dengan penanggalan kalung jabatan sebagai Ketua PTA Pekanbaru dan diserahkan kepada Ketua Mahkamah Agung.

purna3008246.jpg     purna3008247.jpg

Dalam sambutan Ketua Mahkamah Agung RI menyampaikan bahwa menjadi seorang hakim berarti mewakafkan diri pada keadilan. Tegak dan runtuhnya suatu bangsa tergantung pada tegak atau tidaknya keadilan. Dalam menegakkan keadilan, bertarung nalar dengan nurani untuk menimbang yang baik dan buruk. Begitulah beratnya tugas menjadi seorang hakim.

purna3008248.jpg    purna3008249.jpg

Selama memangku jabatan tentulah banyak ujian dan tantangan yang telah dilalui. Sebagai seorang hakim tentu syarat dengan tantangan, rintangan, ujian, tekanan dan godaan. Dinilah keteguhan dan prinsip seorang hakim dipertaruhkan. Diakhir sambutan beliau menyampaikan terimakasih atas pengabdian panjang dan andil yang telah diberikan Pak Syahril ditiap tempat penugasan yang telah berkiprah selama 40 tahun di Peradilan Agama.

purna30082410.jpg

Rangkaian wisuda purnabakti ditutup dengan pelepasan Pak Syahril. Meskipun jabatan dan tugas telah berakhir, semoga silaturahmi akan terus terjalin. Selamat memasuki masa purnabakti Pak Syahril, terimakasih atas pengabdiannya untuk peradilan agama, semoga sehat dan bahagia selalu. (ES/TimITPaBkn)