Ketua panitia pembangunan mushalla Al Mizan Mahkamah Syar’iyah Idi bapak Muliadi, S.H.I., kepada redaksi mengatakan, lanjutan pembangunan mushalla ini dilaksanakan setelah jumlah sedekah maupun sumbangan yang sudah terkumpul mencukupi. Setelah diperhitungkan rincian biaya bahan dan ongkos pemasangan atapnya mencukupi, baru kemudian dilanjutkan pembangunannya, ujarnya.
Disebutkannya juga, dalam lanjutan pembangunan mushalla ini, panitia menargetkan pemasangan atap dari rangka baja dan lantai sementara dengan semen kasar. Diharapkan juga, lanjutan pembangunan mushalla ini dirampungkan selesai dalam dua pekan. “Mushalla Al Mizan yang dibangun dibelakang kantor Mahkamah Syar’iyah Idi, juga masih mengharapkan bantuan atau donasi dari para dermawan, sehingga proses penyelesaian sarana ibadah dapat diselesaikan dan digunakan oleh semua masyarakat”, pungkas pak Mul dengan ciri khas kumisnya.
Saat ini juga, bangunan tempat ibadah tersebut masih berdiri dinding polos saja. Sehingga masih banyak memerlukan dana dalam proses pembangunannya. Adapun sarana mushalla yang belum siap yaitu belum adanya warna dinding, belum adanya lantai yang memadai, belum adanya tempat wudhu dan halaman mushalla. Untuk itu, sekali lagi panitia pembangunan mushalla Al Mizan mengharapkan bantuan dalam pembangunannya.(DCB)