Kamis, 13 Maret 2025 – Lobi lantai atas Gedung Pengadilan Agama Tangerang menjadi saksi kegiatan Kurma (Kuliah Ramadhan) episode 8 yang berlangsung dengan penuh khidmat. Kegiatan ini dihadiri oleh jamaah salat zuhur yang terdiri dari para aparatur Pengadilan Agama Tangerang, yang hadir untuk menyimak kajian keagamaan yang sangat relevan dengan kehidupan sehari-hari mereka.

Tema yang diangkat dalam Kurma hari ini adalah "Menjaga Keharmonisan Keluarga", yang disampaikan oleh Rohmat, S.Ag., M.H., hakim Pengadilan Agama Tangerang. Rohmat memulai ceramahnya dengan mengingatkan pentingnya menjaga keharmonisan dalam kehidupan berkeluarga, terutama dalam menghadapi tantangan di era modern ini.
Rohmat memaparkan bahwa untuk menciptakan harmoni dalam rumah tangga, ada dua langkah penting yang harus diperhatikan. Pertama, adalah memilih pasangan yang tepat. Dalam konteks ini, Rohmat menekankan bahwa salah satu aspek yang harus dipertimbangkan dalam memilih pasangan hidup adalah memiliki pemahaman agama yang baik. "Cari yang agamanya bagus, sholeh, sholehah," kata Rohmat.


Kedua, Rohmat menegaskan pentingnya meluruskan niat dalam pernikahan. "Niatkan pernikahan kita untuk beribadah kepada Allah SWT," ujarnya dengan penuh penghayatan. Menurutnya, pernikahan adalah sarana untuk mendapatkan ridha Allah dan membangun keluarga yang penuh berkah. "Karena menikah itu bukan hanya untuk menghalalkan," jelas Rohmat, mengajak para jamaah untuk senantiasa menjaga niat dan tujuan mulia dalam membina rumah tangga.



Kajian yang berlangsung selama sekitar 7 menit ini mendapat perhatian penuh dari seluruh jamaah yang hadir. Penuh dengan pesan-pesan moral dan spiritual, ceramah tersebut membuka wawasan tentang pentingnya menjaga keharmonisan dalam rumah tangga, sebuah aspek yang sangat vital dalam kehidupan bermasyarakat.



Semoga kegiatan Kurma yang diadakan secara rutin setiap bulan Ramadan ini dapat menjadi sumber inspirasi dan manfaat bagi seluruh aparatur Pengadilan Agama Tangerang, serta memberikan dampak positif dalam menjaga keharmonisan keluarga di tengah-tengah tantangan zaman.