Meningkatkan Silaturahmi dan Koordinasi Melalui Apel Pagi
pa-soreang.go.id
Bandung (07/12/20). hari ini, senin (07/12) merupakan awal pekan kedua di bulan Desember 2020. 3 minggu ini merupakan minggu-minggu krusial bagi aparatur PA Soreang. Tuntutan untuk menyelesaikan perkara sebanyak-banyaknya, serta mengurangi tunggakan perkara sebanyak-banyaknya. Ikhtiyar dan upaya keras terus dilakukan, mulai dari honorer hingga ketua pengadilan. Terlebih ditengah situasi yang sulit, maraknya penyebaran covid-19 di Kabupaten Bandung. Bahkan, Kabupaten Bandung telah ditetapkan sebagai zona merah hitam penyebaran virus Covid-19. Berita terkait dapat dibaca disini https://pa-soreang.go.id/berita/berita-terkini/bandung-zona-merah-wakil-ketua-pa-soreang-bersama-forkopimda-gelar-rakor-cegah-covid-19-30-11-20.
Untuk meningkatkan motivasi kinerja aparatur pengadilan agama. Setiap senin pagi dilakukan apel. Selain bertujuan untuk memenuhi kewajiban, tak kalah penting apel pagi berfungsi untuk meningkan silaturahmi dan koordinasi.

Dr. H. Nasich Salam menyampaikan pembinaan dalam apel pagi
Pagi tadi, Wakil Ketua PA Soreang, Dr. H. Nasich Salam memimpin jalannya apel. Dimulai dengan mengucapkan syukur alhamdulillah. Tak henti-henti Dr. Nasich mengimbau kepada seluruh aparatur PA Soreang untuk tetap menjaga kesehatan. "Bandung ini zona merah, kami berharap...kita semua mampu menjaga kesehatan kita, khususnya dari virus Covid-19. Kita bekerja ini merupakan suatu ibadah. Jangan sampai ibadah kita terhenti hanya karena keteledoran kita dalam menjaga kesehatan" Terang H. Nasich.
"tekat kita bersama, di akhir tahun ini, kita maksimalkan penyelesaian perkara dan kita minimalkan tunggakan perkara. Ini penting, sebagai bekal modal kita menuju tahun 2021. Kalau sisa perkara sedikit, saya yakin peringkat SIPP nya semakin membaik" imbuh H. Nasich, Wakil Ketua PA Soreang yang sangat fasih dalam berbahasa arab.
Dr. H. Nasich Salam mengutarakan, PA Soreang telah meraih predikat A Excellent dalam penilaian Akreditasi Penjaminan Mutu Peradilan Agama Tahun 2020. "kita tidak selesai hanya pada predikat A Excellent. Ingat, saat ini kita telah mencanangkan pembangunan zona integritas. Itu tujuan besar kita, membawa PA Soreang menuju Zona Integritas dalam rangka meraih predikat WBK dan WBBM. Budayakan di kantor tercinta kita ini, sudah tidak ada pungli, gratifikasi dan korupsi. Hanya ada keramahan, kesopanan serta pelayanan yang excellent kepada masyarakat pencari keadilan" pungkasnya.
Untuk diketahui, ada 70 orang aparatur PA Soreang. Tingginya beban kerja, serta berpredikat sebagai pengadilan agama tersibuk di Indonesia (baca: https://pa-soreang.go.id/berita/berita-terkini/pa-soreang-jadi-pengadilan-agama-tersibuk-se-indonesia-15-10-20), sehingga sulit untuk mengatur waktu untuk bertemu. Ketika waktu kerja, masing-masing sudah disibukkan dengan pekerjaannya. Sesuai dengan tupoksi masing-masing.
Momentum apel pagi inilah sebagai quality time, disaat udara masih sejuk. Saat pikiran masih segar. Saat pandangan mata belum tertuju dan fokus pada tumpukan berkas perkara. Hanya butuh 10 sampai 15 menit, bersama sama untuk membangun silaturahmi. Sekaligus sebagai koordinasi tentang apa dan bagaimana, tentang menjawab segala problema yang ada, tentang senyum, canda dan tawa. Semua aparatur berkumpul dihalaman Pengadilan Agama Soreang untuk bersilaturahmi dan berkoordinasi. Serta berdo'a, dengan memohon petunjuk kepada-Nya untuk diberikan kekuatan dan keselamatan dalam menjalani hari-hari berikutnya. (Red.Mahar)