
Palembang — Ketua Pengadilan Tinggi Agama Palembang Drs. H. Abdullah, S., M.H. resmi melantik dan mengambil sumpah jabatan sembilan pejabat baru di lingkungan peradilan agama wilayah PTA Palembang, Senin, 18 Mei 2026.
Pelantikan tersebut terdiri dari tiga Hakim Tinggi Pengadilan Tinggi Agama Palembang dan enam Ketua Pengadilan Agama hasil promosi dan mutasi berdasarkan Surat Direktur Jenderal Badan Peradilan Agama Mahkamah Agung Republik Indonesia Nomor 1085/DJA/KP4.1.3/V/2026 tanggal 4 Mei 2026.
Tiga pejabat yang dilantik sebagai Hakim Tinggi PTA Palembang yakni Dr. Mustar, M.H. sebelumnya Hakim Tinggi PTA Palangkaraya, Sri Roslinda, S.Ag., M.H. sebelumnya Ketua Pengadilan Agama Baturaja Kelas IA, serta Drs. H. Abdul Rahim, M.H. sebelumnya Ketua Pengadilan Agama Medan Kelas IA.
Sementara itu, enam pejabat yang dilantik sebagai Ketua Pengadilan Agama yakni Mursyid Syah, S.Ag. yang sebelumnya menjabat Wakil Ketua Pengadilan Agama Blitas Kelas IA dan kini dipercaya menjadi Ketua Pengadilan Agama Palembang Kelas IA. Ahmad Mus’id Yahya Qadir, Lc., M.H.I. sebelumnya Wakil Ketua Pengadilan Agama Bengkulu Kelas IA dilantik menjadi Ketua Pengadilan Agama Lubuk Linggau Kelas IA.
Selanjutnya, Dr. H. Aman, S.Ag., S.E., S.H., M.H.M.M. yang sebelumnya menjabat Wakil Ketua Pengadilan Agama Baturaja Kelas IA dilantik sebagai Ketua Pengadilan Agama Baturaja Kelas IA. Muhammad Syarif, S.H.I., M.H. sebelumnya Wakil Ketua Pengadilan Agama Sungai Liat Kelas IB dipercaya menjadi Ketua Pengadilan Agama Sekayu Kelas IB.
Kemudian, Suharja, S.Ag., M.H. yang sebelumnya menjabat Ketua Pengadilan Agama Kapuas Kelas IB dilantik menjadi Ketua Pengadilan Agama Pangkalan Balai Kelas II. Sedangkan Rusydi Bidawan, S.H.I., M.H. sebelumnya Wakil Ketua Pengadilan Agama Martapura Kelas II dilantik sebagai Ketua Pengadilan Agama Muara Dua Kelas II.
Dalam sambutannya, Ketua PTA Palembang menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pejabat yang baru dilantik sekaligus menegaskan pentingnya menjaga amanah jabatan dengan penuh integritas dan profesionalisme.

Menurutnya, seorang Hakim Tinggi tidak hanya bertugas menyelesaikan perkara pada tingkat banding, tetapi juga memiliki tanggung jawab melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap satuan kerja di wilayah hukumnya.,” ujar KPTA Palembang.
Kepada para Ketua Pengadilan Agama yang baru dilantik, ia memberikan pesan khusus terkait pentingnya keteladanan seorang pimpinan dalam membangun budaya kerja yang baik di lingkungan pengadilan.
“Pimpinan pengadilan harus menjadi role model, bukan foto model. Artinya, pimpinan harus mampu memberikan keteladanan nyata bagi bawahannya, baik dalam disiplin, integritas, etika maupun pelayanan kepada masyarakat,” tegasnya.
Ia juga menegaskan penerapan zero tolerance terhadap setiap bentuk pelanggaran, termasuk praktik judi online yang dinilai dapat merusak integritas dan kehormatan institusi peradilan.
“Tidak boleh ada aparatur peradilan yang terlibat judi online. Integritas adalah harga mati bagi aparatur peradilan,” tandasnya.
Prosesi pelantikan berlangsung khidmat dan dihadiri para hakim tinggi, pejabat struktural dan fungsional, PTA para Ketua, Panitera dan Sekretaris sewilayah PTA Palembang serta tamu undangan. Acara kemudian ditutup dengan pemberian ucapan selamat kepada para pejabat yang baru dilantik dan sesi foto bersama.
Oleh : Aman