Kunjungan Silaturahmi Ketua PA Bangkinang bersama Forkopimda Kabupaten Kampar ke Kodim 0313/KPR

 kundim1208251.jpg

Bangkinang | www.pa-bangkinang.go.id

Ketua PA Bangkinang, Dr. Hasan Nul Hakim, S.H.I., M.A., beserta seluruh jajaran orum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Kampar melakukan kunjungan silaturahmi ke Markas Komando Distrik Militer (Kodim) 0313/KPR di Bangkinang. Kegiatan ini diadakan pada Selasa, 12 Agustus 2025 sebagai bagian dari upaya memperkuat sinergi dan kemitraan antar lembaga dalam menyukseskan pembangunan daerah dan penegakan keamanan.

Rombongan Forkopimda dipimpin oleh Bupati Kampar, H. Ahmad Yuzar, S.Sos., M.T., didampingi Wakil Bupati, Dr. Hj. Misharti, S.Ag., M.Si., serta Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIA Bangkinang, Alexander Lisman Putra. Kehadiran Ketua PA Bangkinang juga turut memperkuat semangat kolaborasi lintas institusi.

Kedatangan rombongan disambut dengan hangat oleh Komandan Kodim 0313/KPR, Letkol Czi. Satriady Prabowo, beserta jajaran di aula Makodim. Suasana pertemuan terasa penuh keakraban, dengan dialog ringan mengenai kerjasama lintas sektor, menjaga keamanan, ketertiban, dan mendukung pembangunan daerah.

kundim1208252.jpg

Bupati Kampar, H. Ahmad Yuzar, menekankan pentingnya momentum silaturahmi tersebut sebagai sarana memperkokoh kebersamaan antar instansi penegak hukum dan pemerintahan. Ia menyoroti sinergi antara pemerintah daerah, TNI, Polri, dan lembaga lainnya sebagai kunci terciptanya Kabupaten Kampar yang aman, kondusif, dan mendukung pembangunan berkelanjutan.

Sementara itu, Ketua PA Bangkinang, Dr. Hasan Nul Hakim, menyatakan komitmennya untuk terus memperkuat koordinasi dan partisipasi aktif dalam berbagai program Pemkab Kampar. Dengan demikian, PA Bangkinang siap mendukung upaya pembangunan, ketertiban masyarakat, serta program-program sosial dengan seoptimal mungkin.

Kunjungan silaturahmi ini diharapkan menjadi momentum strategis dalam memperkuat kerja sama kelembagaan di Kabupaten Kampar—mulai dari bidang keamanan, penegakan hukum, hingga pembangunan sosial. Dengan koordinasi yang intensif, tantangan yang muncul di masyarakat dapat ditangani lebih cepat dan lebih tepat sasaran. (ES/TimITPaBkn)