image001

Foto: Dokumentasi Penulis

Tutuyan – Ketua Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Manado, Drs. H. M. Arsyad M, S.H., M.H. melaksanakan kunjungan kerja dan pembinaan di Pengadilan Agama (PA) Tutuyan. Rombongan tim PTA Manado diterima langsung oleh Ketua PA Tutuyan, Nur Afni Katili, S.H.I. dan seluruh aparatur Pengadilan Agama Tutuyan (8/7).

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pembinaan dan penguatan kinerja aparatur peradilan guna mewujudkan tata kelola pengadilan yang profesional, berintegritas, dan berorientasi pada pelayanan prima.

Kegiatan diawali sambutan oleh Ketua PTA Manado, Drs. H. M. Arsyad M, S.H., M.H. dilanjutkan pembinaan oleh Sekretaris PTA Manado, Abdul Rifai, S.H.I., M.H. Dalam kesempatan tersebut, Sekretaris PTA Manado memberikan pembinaan terkait pengelolaan keuangan yang akuntabel dan transparan. Beliau menekankan pentingnya pengelolaan anggaran yang sesuai dengan ketentuan, efektif, efisien, serta dapat dipertanggungjawabkan sebagai wujud akuntabilitas kinerja instansi pemerintah.

Sementara itu, Ketua PTA Manado dalam arahannya menyampaikan apresiasi atas capaian dan kinerja PA Tutuyan serta mendorong seluruh aparatur untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Beliau menargetkan pada tahun mendatang PA Tutuyan dapat meraih predikat Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) sebagai bentuk komitmen terhadap reformasi birokrasi dan peningkatan kualitas layanan publik.

Ketua PTA Manado juga mengingatkan pentingnya menjaga silaturahmi dan memperkuat kolaborasi antara seluruh unsur pengadilan, baik hakim, kepaniteraan, maupun kesekretariatan. Menurutnya, sinergi yang baik akan menjadi modal utama dalam mewujudkan pengadilan yang unggul dan terpercaya.

Selain itu, seluruh aparatur diajak untuk senantiasa mensyukuri nikmat yang telah diberikan, termasuk kesempatan menjadi bagian dari keluarga besar Mahkamah Agung Republik Indonesia. Rasa syukur tersebut harus diwujudkan melalui dedikasi dan tanggung jawab dalam melaksanakan tugas dan fungsi masing-masing.

‘Ciri-ciri seseorang yang mencintai pekerjaan nya adalah dengan bekerja dengan sebaik mungkin’ ujar Ketua PTA Manado.

Dalam pembinaannya, Ketua PTA Manado menegaskan bahwa setiap pekerjaan harus diawali dengan niat yang ikhlas dan tulus. Niat yang baik untuk memberikan manfaat dan kebaikan akan menghasilkan kebaikan pula bagi organisasi maupun pribadi. Beliau juga menekankan bahwa integritas merupakan fondasi utama dalam pelaksanaan tugas dan harus terus dijaga oleh seluruh aparatur peradilan.

image003

Lebih lanjut ia menyampaikan bahwa pelayanan prima merupakan buah dari proses yang dibangun melalui integritas setiap aparatur. Oleh karena itu, budaya integritas harus terus dipelihara dan diperkuat dalam setiap aspek pekerjaan. Selain menjaga integritas, aparatur juga didorong untuk terus meningkatkan kompetensi dalam rangka memenuhi salah satu indikator pada Indeks Profesionalitas ASN (IP ASN) guna menghadapi tantangan pelayanan yang semakin kompleks.

Ketua PTA Manado turut mengingatkan pentingnya pengawasan melekat yang dilakukan oleh atasan kepada bawahannya. Pengawasan yang efektif menjadi salah satu instrumen penting dalam memastikan pelaksanaan tugas berjalan sesuai aturan, menjaga disiplin kerja, serta mencegah terjadinya penyimpangan.

Mengakhiri arahannya, Ketua PTA Manado berharap agar seluruh layanan di PA Tutuyan memiliki karakter yang kuat, humanis, responsif, dan berorientasi pada kebutuhan para pencari keadilan. Dengan komitmen, integritas, dan kerja sama yang solid, PA Tutuyan diharapkan mampu terus meningkatkan kualitas pelayanan dan meraih berbagai prestasi yang membanggakan.

Penulis: Muhammad Arif Pahlevi

Editor: Ditjen Badilag