enin, 17 Maret 2025, bertempat di lobi lantai atas, acara Kuliah Ramadhan Pengadilan Agama Tangerang kembali digelar. Episode ke-9 kali ini menghadirkan Bapak Saiful Bahry, Panitera Pengadilan Agama Tangerang, sebagai pemberi materi dengan tema yang sangat mendalam: Hikmah Membaca, Memahami, dan Mengamalkan Al-Qur'an. Acara ini dihadiri oleh sejumlah jamaah salat zuhur yang terdiri dari hakim dan aparatur Pengadilan Agama Tangerang lainnya.

Saiful Bahry membuka ceramahnya dengan sebuah kutipan yang sangat mengena dari Surat Al-Baqarah ayat 185: "Bulan Ramadan adalah (bulan) yang di dalamnya diturunkan Al-Qur'an, sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang benar dan yang batil). Karena itu, barangsiapa di antara kamu ada di bulan itu, maka berpuasalah..." Dari ayat tersebut, beliau menekankan tiga hal yang sangat penting. Pertama, bahwa bulan Ramadhan adalah bulan yang istimewa karena Al-Qur'an pertama kali diturunkan pada bulan tersebut. Kedua, Al-Qur'an adalah petunjuk hidup yang membedakan antara yang haq (benar) dan yang bathil (salah). Ketiga, berpuasalah jika kita bertemu dengan bulan Ramadan.


Saiful Bahry menyampaikan bahwa bulan Ramadhan adalah waktu yang paling tepat untuk mendekatkan diri kepada Allah melalui bacaan Al-Qur'an. "Mudah-mudahan, di bulan Ramadan ini, kita semua bisa menyelesaikan khatam Al-Qur'an," ucapnya dengan penuh harapan. Beliau mengingatkan bahwa membaca Al-Qur'an di bulan Ramadan, dengan niat yang ikhlas, akan membawa pahala yang berlipat ganda.



Terkait dengan membaca, Saiful mengingatkan pentingnya membaca Al-Qur'an dengan tartil. "Bacalah Al-Qur'an dengan tartil. Jangan karena kita mengejar ODOJ (one day one juz) pengen buru-buru mengejar laporan, jadinya baca Qur'an dengan ngebut, “ ujarnya. " Dengan kita bisa memahami quran, tingkah laku kita, keseharian kita akan terjaga, selalu berbuat yang baik, menghindari yang buruk," tegasnya.
Bulan Ramadhan adalah bulan istimewa karena Al-Qur'an diturunkan sebagai petunjuk hidup pada bulan tersebut. Membaca, memahami, dan mengamalkannya membawa keberkahan dan pahala. Puasa di bulan ini juga menjadi kewajiban yang meningkatkan ketakwaan dan kedekatan kepada Allah. Semoga dengan pembelajaran ini, kita semua dapat lebih mendekatkan diri kepada Allah, memperdalam pemahaman kita tentang Al-Qur'an, serta mengamalkannya dalam setiap langkah kehidupan. “Marilah bapak ibu, marilah kita selalu mendekatkan diri dengan membaca Al-Quran, “ ucap Saiful mengakhiri ceramahnya.