Kualasimpang | ms-kualasimpang.go.id
Selasa 14/06/2022 Sehubungan dengan perkembangan IT serta peningkatan tuntutan untuk dapat menyelesaikan perkara dengan cara yang lebih efisien, khususnya pada layanan pra-persidangan seperti penyitaan, penggeledahan, perpanjangan penahanan, penetapan diversi dan pelimpahan berkas, Mahkamah Agung melakukan pengembangan sebuah aplikasi yang bernama Berkas Pidana Terpadu atau disingkat E-Berpadu. Aplikasi ini adalah upaya akselerasi dalam penyelesaian perkara pidana atau jinayat.

Tepat pukul 09.00 WIB, Mahkamah Syar'iyah Kualasimpang menghadiri sosialisasi aplikasi E-Berpadu yang dilaksanakan secara daring, kegiatan yang dilaksanakan pada Ruang Media Center Gedung Mahkamah Syar'iyah Kualasimpang ini dihadiri oleh Nurul Hijrah, S.Ag., selaku Panitera Muda Jinayat dan Muchtar Lufti, S.H. selaku Staff Panitera Muda Jinayat.

Kepala Biro dan Humas Mahkamah Agung, Dr. H. Sobandi, S.H., M.H., dalam sambutannya menyampaikan bahwa "Polda Sumatera Selatan sudah melakukan pengiriman berkas dalam bentuk dokumen elektronik, namun timbul beberapa pertanyaan,  jika Pengadilan ingin mengirimkan dokumen maka siapa yang akan melakukan scan dokumen? Lalu bagaimana cara autentikasi dokumen elektronik tersebut?" Untuk menjawab pertanyaan itu maka dikembangkanlah aplikasi E-Berpadu yang merupakan amanat langsung dari Ketua Mahkamah Agung Prof. Dr. H. M. Syarifuddin, S.H., M.H.

"Aplikasi E-Berpadu ini dapat memotong birokrasi dalam penyelesaian perkara jinayat, khususnya pada wilayah hukum Mahkamah Syar'iyah Kualasimpang, selain itu aplikasi ini dapat pula meminimalisir kemungkinan penyimpangan dikarenakan semakin minimnya tatap muka di antara para penegak hukum, kami Mahkamah Syar'iyah Kualasimpang siap untuk segera mengimplementasikan aplikasi ini" apresiasi Ketua Mahkamah Syar'iyah Kualasimpang.
(HUMAS/MCL)