Ketua Pengadilan Agama Soreang Tepis Berita Seluruh Warganya Positif Covid-19
pa-soreang.go.id
Soreang-Bandung (25/02/21). Kemarin (24/02) Pengadilan Agama Soreang dilanda duka. Bagaimana tidak, salah seorang Panitera Pengganti PA Soreang tutup usia. Panitera Pengganti yang telah mengabdi sejak berdirinya PA Soreang tetiba meninggal dunia. Sontak berita kepergian Pak Endang Kanawijaya menggemparkan jagad raya warga PA Soreang. berita terkait: https://pa-soreang.go.id/berita/berita-terkini/inna-lillahi-wa-inna-ilaihi-rajiun-selamat-jalan-pak-endang-24-2-2021.html
Seiring meninggalnya salah seorang Panitera PA Soreang tersebut. Muncul kabar berseliweran melalui beragam media sosial, khususnya melalui WhatsApp. Dikatakan diberbagai chat, almarhum meninggal lantaran terkonfirmasi Virus Covid-19. Kabar yang tidak jelas darimana asal muasalnya ini membuat heboh dan menjadi kabar menyakitkan bagi warga PA Soreang.

Screenshot chat melalui WhatsApp yang menyebar dimana-mana
Parahnya lagi, dalam postingan chat itu, disebutkan seluruh pegawai PA Soreang dikatakan terpapar virus Covid-19. Sungguh berita ini membuat syok bagi aparatur PA Soreang.
"kami baru saja kehilangan salah seorang pegawai yang sangat berintegritas. Namun...masih ada orang-orang yang tidak bertanggung jawab menyebar issue yang bersifat hoaxs. Sedih rasanya" kata H. Mahrus, Ketua PA Soreang.
Menjawab berita yang beredar mengenai seluruh pegawai PA Soreang dikatakan terpapar virus Covid-19. "Tidak, Tidak benar berita itu. Itu berita bohong yang tidak bertanggung jawab" tambah H. Mahrus.
Ketua PA Soreang menyampaikan kepada tim red pagi ini. Almarhum Bapak Endang Kanawijaya meninggal dunia karena asma. Setelah kemarin subuh di rawat di RSUD Cibabat Kota Cimahi, siangnya sekitar pukul 12.00 WIB, Pak Endang menghadap ke Yang Maha Kuasa.
H. Mahrus melanjutkan, "setelah berita kepergian almarhum, saya bersama pegawai PA Soreang langsung menuju rumah kediamannya. Menurut informasi dari keluarga, Almarhum meninggal karena asma. Pihak rumah sakit tidak memberikan keterangan bahwa almarhum terpapar covid. Pihak keluarga diizinkan memulangkan jenazah dengan standar biasa. Saya disana sampai pemakaman beliau. Pemakaman dilakukan sebagaimana jenazah yang wafat bukan karena covid".
Ini sengaja saya sampaikan, untuk meluruskan berita-berita hoax yang berseliweran dimana-mana. jelasnya
Terkait swab antigen untuk warga PA Soreang. H. Mahrus menambahkan, Insha Allah Jumat ini akan dilakukan swab. Kami masih menjalin komunikasi dengan pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung, supaya dilakukan swab maupun pemberian vaksin bagi warga PA Soreang. Pungkasnya (Red.Mahar)