
Sibolga, pa-pandan.go.id - Ketua Pengadilan Agama Pandan, Rahmat Tri Fianto, menghadiri undangan kegiatan donor darah yang dilaksanakan dalam rangka memeriahkan Dirgahayu Republik Indonesia dan Hari Ulang Tahun Mahkamah Agung Republik Indonesia. Kegiatan tersebut bertempat di Pengadilan Agama Sibolga pada Senin (10/8/2026).
Kegiatan donor darah ini merupakan salah satu bentuk kepedulian sosial sekaligus wujud nyata semangat kebersamaan dalam memperingati dua momentum penting, yaitu Hari Kemerdekaan Republik Indonesia dan Hari Ulang Tahun Mahkamah Agung RI.
Dalam kegiatan tersebut, Ketua PA. Pandan (Rahmat Tri Fianto) hadir bersama jajaran dan peserta undangan lainnya. Kehadiran Ketua Pengadilan Agama Pandan menjadi bentuk dukungan terhadap kegiatan sosial yang tidak hanya mempererat silaturahmi antar satuan kerja, tetapi juga memberikan manfaat langsung bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan darah.
Donor darah merupakan salah satu kegiatan kemanusiaan yang memiliki nilai sosial tinggi. Melalui kegiatan ini, para peserta turut berkontribusi dalam membantu memenuhi ketersediaan stok darah sekaligus menumbuhkan kesadaran akan pentingnya berbagi dan peduli terhadap sesama.
Pelaksanaan kegiatan berlangsung dengan tertib dan penuh semangat kebersamaan. Para peserta mengikuti rangkaian pemeriksaan kesehatan sebelum melaksanakan donor darah sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan oleh petugas kesehatan.
Ketua PA. Pandan menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan donor darah tersebut. Menurutnya, momentum peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia dan Hari Ulang Tahun Mahkamah Agung RI hendaknya tidak hanya diisi dengan kegiatan seremonial, tetapi juga dengan kegiatan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Semoga kegiatan donor darah ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan serta menjadi bentuk nyata kepedulian dan pengabdian kita kepada sesama,” ujarnya.
Melalui kegiatan donor darah ini, diharapkan semangat kebersamaan, kepedulian sosial, dan gotong royong semakin tumbuh di lingkungan peradilan. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya membangun budaya kerja yang tidak hanya berorientasi pada pelayanan publik, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap nilai-nilai kemanusiaan.