Kuching, Malaysia – Ketua Pengadilan Agama Singkawang, Suraida, S.H.I., mengikuti kegiatan benchmarking dan kunjungan kerja ke Jabatan Kehakiman Syariah Sarawak (JKSS), Kuching, Malaysia, bersama delegasi Pengadilan Tinggi Agama Pontianak yang dipimpin langsung oleh Ketua PTA Pontianak, Dr. H. Candra Boy Seroza, S.Ag., M.Ag., pada Kamis (6/8/2026). Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi PA Singkawang untuk memperkaya wawasan dalam penguatan perlindungan hak perempuan dan anak pascaperceraian sekaligus mendalami implementasi transformasi digital di lingkungan peradilan agama.

Sejak tiba di JKSS, rombongan delegasi disambut dengan penuh kehangatan oleh Ketua Hakim Syarie Sarawak, YAA Datu Haji Awg Suhaili bin Ledi, beserta jajaran. Sambutan tersebut mencerminkan eratnya hubungan persaudaraan serumpun antara Indonesia dan Malaysia, khususnya dalam membangun kerja sama antarlembaga peradilan syariah demi meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Selama kegiatan, Ketua PA Singkawang mengikuti pemaparan mengenai Bahagian Sokongan Keluarga (BSK), unit yang memiliki peran strategis dalam memastikan hak-hak perempuan dan anak setelah perceraian benar-benar terpenuhi. Mulai dari pendampingan hukum, penelusuran pihak yang berkewajiban, fasilitasi pembayaran nafkah, hingga koordinasi lintas instansi dipaparkan secara komprehensif sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan keluarga melalui sistem peradilan yang responsif.


Selain itu, delegasi juga meninjau langsung implementasi sistem i-Syariah, sebuah sistem manajemen perkara terintegrasi yang mendukung seluruh proses peradilan, mulai dari pendaftaran perkara, administrasi, persidangan, hingga penyelesaian perkara secara elektronik. Pada sesi office tour, rombongan menyaksikan demonstrasi persidangan jarak jauh (video conference) yang terintegrasi secara real-time antarmahkamah syariah di seluruh wilayah Sarawak. Delegasi juga memperoleh gambaran mengenai pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dalam mendukung efektivitas proses persidangan dan pelayanan peradilan modern.
Ketua PA Singkawang, Suraida, S.H.I., mengaku memperoleh banyak pengalaman berharga dari kegiatan tersebut. Menurutnya, sambutan hangat dari pihak JKSS menjadi cerminan eratnya hubungan antarlembaga peradilan di kawasan Borneo.

“Kami mendapat sambutan yang sangat hangat dari pihak Jabatan Kehakiman Syariah Sarawak. Kunjungan ini semakin membuka wawasan kami mengenai implementasi pemenuhan hak-hak perempuan dan anak, mulai dari peran, struktur organisasi, hingga mekanisme kerja yang mendukung ketahanan keluarga. Kami juga melihat secara langsung digitalisasi layanan peradilan yang sangat modern, mulai dari pendaftaran hingga penyelesaian perkara melalui sistem manajemen perkara yang terintegrasi, bahkan didukung pemanfaatan Artificial Intelligence dalam proses persidangan,” ungkap Suraida.


Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan kunjungan kehormatan ke Dewan Undangan Negeri (DUN) Sarawak, yang menjadi simbol kuat hubungan persaudaraan antara Kalimantan Barat dan Sarawak. Delegasi memperoleh kesempatan memasuki sejumlah area protokoler yang tidak dibuka untuk umum sebagai bentuk penghormatan kepada rombongan Pengadilan Tinggi Agama Pontianak.

Melalui keikutsertaan dalam kegiatan ini, PA Singkawang berharap berbagai praktik baik yang diperoleh dari JKSS, khususnya dalam perlindungan hak perempuan dan anak, digitalisasi layanan peradilan, serta pemanfaatan teknologi modern, dapat menjadi inspirasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat pencari keadilan.(Tim Redaksi)