Ketua PA Bangkinang Ikuti Upacara Peringatan Hari Perhubungan Nasional Tahun 2025 Tingkat Kabupaten Kampar

Bangkinang | www.pa-bangkinang.go.id
Ketua Pengadilan Agama (PA) Bangkinang, Dr. Hasan Nul Hakim, S.H.I., M.A., turut hadir dalam Upacara Peringatan Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) Tahun 2025 tingkat Kabupaten Kampar, yang dilaksanakan di lapangan upacara Kantor Bupati Kabupaten Kampar pada hari Rabu, 17 September 2025.

Upacara dipimpin oleh Wakil Bupati Kampar, Dr. Misharti, S.Ag, M.Si, selaku inspektur upacara dan membacakan sambutan Menteri Perhubungan RI dengan tema “Bakti Transportasi untuk Negeri.” Dalam sambutannya, Wakil Bupati Misharti menekankan bahwa transportasi bukan sekadar infrastruktur, melainkan bagian penting dari kehidupan yang menghubungkan harapan masyarakat di berbagai penjuru negeri, dari Sabang hingga Merauke.

Kehadiran Ketua PA Bangkinang dalam upacara ini memperlihatkan partisipasi lembaga peradilan agama dalam momentum strategis daerah. Berdasarkan undangan yang dilampirkan (termasuk foto acara), Ketua PA Bangkinang hadir bersama unsur Forkopimda, kepala OPD, ASN, PPPK, dan masyarakat umum. Pada foto terlihat bahwa Ketua PA Bangkinang berdiri bersama pejabat lain di barisan undangan upacara.

Setelah pembacaan amanat, Wakil Bupati Misharti secara simbolis menyerahkan penghargaan kepada sejumlah sekolah yang memenangkan lomba edukasi keselamatan transportasi tingkat Kabupaten Kampar. Acara berlangsung khidmat dan mendapat perhatian luas dari berbagai elemen pemerintahan dan masyarakat.

Upacara tersebut menjadi puncak rangkaian peringatan Harhubnas di Kabupaten Kampar. Momentum ini dijadikan sebagai ajang refleksi sekaligus komitmen bersama antara pemerintah daerah, lembaga terkait, dan masyarakat dalam mendorong pelayanan transportasi yang lebih efisien, aman, dan modern.
Kehadiran Ketua PA Bangkinang dalam upacara ini menegaskan sinergi antara lembaga peradilan agama dan pemerintah daerah dalam mensukseskan kegiatan kenegaraan dan meningkatkan kesadaran publik terhadap tema transportasi sebagai “bakti untuk negeri.” (ES/TimITPaBkn)