Yogyakarta (31/07/2026) – Pengadilan Agama Bantul memperoleh dukungan dan apresiasi dari Ketua Mahkamah Agung Republik Indonesia, Prof. Dr. H. Sunarto, S.H., M.H., atas komitmen yang telah ditunjukkan dalam membangun Zona Integritas menuju predikat Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).

Dalam testimoninya, Ketua Mahkamah Agung menyampaikan bahwa keberhasilan meraih predikat WBBM tidak hanya diukur dari kelengkapan administrasi, tetapi yang lebih penting adalah terwujudnya budaya integritas yang hidup dalam setiap insan peradilan serta pelayanan prima yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat pencari keadilan.

“Saya, Prof. Dr. H. Sunarto, S.H., M.H., Ketua Mahkamah Agung Republik Indonesia, menyampaikan apresiasi kepada seluruh aparatur Pengadilan Agama Bantul atas komitmennya dalam membangun Zona Integritas menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM). Integritas merupakan fondasi utama dalam mewujudkan badan peradilan yang agung. Oleh karena itu, setiap insan peradilan harus senantiasa menjaga kejujuran, profesionalisme, akuntabilitas, dan memberikan pelayanan yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat pencari keadilan. Saya berharap Pengadilan Agama Bantul terus memperkuat budaya kerja yang berintegritas, menghadirkan inovasi yang berdampak nyata, serta memberikan pelayanan yang cepat, mudah, transparan, dan berkeadilan. Saya mendukung komitmen Pengadilan Agama Bantul dalam mewujudkan Zona Integritas menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) Tahun 2026, sebagai bagian dari upaya bersama membangun peradilan yang modern, terpercaya, dan berkelas dunia. Dukungan tersebut menjadi penyemangat bagi seluruh aparatur Pengadilan Agama Bantul untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, memperkuat budaya anti korupsi, serta menghadirkan pelayanan peradilan yang cepat, transparan, mudah diakses, dan berorientasi pada kepuasan Masyarakat”.

Ketua Pengadilan Agama Bantul, Septianah, S.H.I., M.H., menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas dukungan yang diberikan Ketua Mahkamah Agung RI. Menurutnya, testimoni tersebut menjadi motivasi besar bagi seluruh keluarga besar Pengadilan Agama Bantul untuk terus melakukan perbaikan secara berkelanjutan.

“Dukungan dari Bapak Ketua Mahkamah Agung merupakan kehormatan sekaligus amanah bagi kami. Seluruh aparatur Pengadilan Agama Bantul berkomitmen menjaga integritas, meningkatkan kualitas pelayanan, dan menghadirkan inovasi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat pencari keadilan,” ujar Septianah.

Pengadilan Agama Bantul sendiri telah menunjukkan berbagai capaian dalam reformasi birokrasi, antara lain meraih predikat WBK, memperoleh sertifikasi Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP), menjadi Badan Publik Informatif, serta mengembangkan berbagai inovasi pelayanan berbasis teknologi informasi sebagai bentuk transformasi menuju peradilan modern.

Dengan dukungan dari pimpinan tertinggi Mahkamah Agung RI, Pengadilan Agama Bantul optimis dapat mempertahankan budaya integritas, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta memenuhi seluruh indikator pembangunan Zona Integritas sehingga berhasil meraih predikat Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).

“Bergerak, Berbenah, Berubah — Wujudkan Pengadilan Agama Bantul yang Bersih, Melayani, dan Berintegritas.”