Mushalla Al Mizan yang memiliki sejarah panjang dalam proses pembangunannya, merupakan sebuah kebanggaan bagi aparatur Mahkamah Syar’iyah Idi bisa menggelar sebuah acara. Mungkin bisa dikatakan, Mahkamah Syar’iyah Idi lah yang pertama kalinya menyelenggarakan acara perpisahan dan pengantar alih tugas yang mengambil tempat di mushalla Al Mizan.
Kenapa dipilih mushalla sebagai tempat acara perpisahan dan pengantar alih tugas yang merupakan sebuah kegiatan resmi kantor? Jawabannya yaitu karena pejabat yang akan pindah tugas terlibat kontrobusi yang besar dalam membangun mushalla Al Mizan Mahkamah Syar’iyah Idi.
Bahkan, dengan dibuat acara tersebut di mushalla, pertama kalinya seluruh aparatur serta ibu dharmayukti Mahkamah Syar’iyah Idi duduk dan berkumpul di mushalla Al Mizan. Dengan hembusan angin yang sejuk, sehingga acara yang diselenggarakan terasa nyaman dan santai.
Ketika dijumpai redaksi pada Senin (02/03/20) sore, bapak Muliadi, S.H.I., selaku ketua panitia pembangunan mushalla Al Mizan Mahkamah Syar’iyah Idi mengatakan, walaupun mushalla belum selesai dengan sempurna pembangunannya, namun untuk berbagai kegiatan sudah bisa digunakan. Dengan adanya kegiatan positif yang dilaksanakan di mushalla, kita juga telah ikut memakmurkan mushalla. “Hari ini, kita telah membuat sejarah pertama kalinya mushalla Al Mizan digunakan sebagai tempat acara resmi kantor yaitu dengan menyelenggarakan acara perpisahan dan pengantar alih tugas”, pungkasnya selaku penanggung jawab kegiatan di kantor Mahkamah Syar’iyah Idi.
Bahkan untuk suksesnya acara tersebut, dirinya beserta dengan timnya menyiapkan berbagai keperluan. Sehingga acara tersebut berlangsung dengan baik dan lancar. Semoga dengan terselenggaranya kegiatan ini, mushalla Al Mizan Mahkamah Syar’iyah Idi kedepan juga bisa terus digunakan dan diramaikan dengan kegiatan positif lainnya, ujarnya.(DCB)