“Kepaniteraan adalah ujung tombak pelayanan. Semua petugas wajib menjaga integritas dan melayani dengan cepat, tepat, dan ramah.” Pesan Ibu Mardhiyya pada Briefing Kepaniteraan

Bangkinang | www.pa-bangkinang.go.id
Rabu, 13 Agustus 2025 – Dalam briefing rutin bagian kepaniteraan yang dilaksanakan di Pengadilan Agama Bangkinang, Hakim Ibu Mardhiyya, S.H.I., M.H. menegaskan pentingnya peran kepaniteraan sebagai garda terdepan dalam pelayanan publik. Ia mengingatkan seluruh jajaran untuk senantiasa bekerja dengan penuh tanggung jawab dan menjunjung tinggi integritas.
“Kepaniteraan adalah ujung tombak pelayanan. Setiap petugas harus menjaga sikap, ucapan, dan tindakan. Kita melayani masyarakat pencari keadilan, jadi pastikan setiap layanan diberikan dengan cepat, tepat, dan ramah,” tegas Ibu Mardhiyya di hadapan para panitera, panmud, panitera pengganti, jurusita/jurusita pengganti, dan staf kepaniteraan lainnya.
Briefing yang berlangsung hangat namun penuh ketegasan ini menjadi momen refleksi dan evaluasi bersama, terlebih dalam konteks peningkatan kualitas pelayanan di lingkungan Pengadilan Agama Bangkinang. Ibu Mardhiyya juga menggarisbawahi pentingnya nilai-nilai kejujuran, disiplin, tanggung jawab, dan semangat kerja sama antarpetugas.

“Kita bukan hanya bekerja secara administratif, tapi juga membawa nama baik lembaga. Jangan sampai masyarakat kecewa hanya karena sikap kita yang kurang bersahabat atau pekerjaan yang tertunda,” tambahnya.
Kegiatan ini merupakan bagian dari pembinaan rutin yang telah berjalan konsisten di PA Bangkinang. Sebelumnya, pada Juli 2025, Panitera M. Afrizal, S.H. juga telah memimpin rapat bersama bagian kepaniteraan yang membahas evaluasi kinerja dan penguatan koordinasi internal.
Dengan adanya briefing seperti ini, diharapkan budaya kerja profesional yang menjunjung prinsip 5S (Senyum, Salam, Sapa, Sopan, Santun) dan nilai-nilai Zona Integritas (ZI) terus terpelihara dan ditingkatkan.
“Mari kita jaga marwah institusi ini dengan memberikan pelayanan yang terbaik. Tidak cukup hanya cepat dan tepat, tapi juga dengan hati,” tutup Ibu Mardhiyya.
Diharapkan bahwa ke depan, setiap interaksi antara petugas kepaniteraan dan masyarakat dapat mencerminkan semangat “cepat, tepat, dan ramah,” sekaligus menjaga reputasi tinggi Pengadilan Agama Bangkinang sebagai lembaga peradilan yang profesional dan terpercaya. (ES/TimITPabkn)