Normal 0 false false false IN X-NONE AR-SA /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; mso-para-margin-top:0cm; mso-para-margin-right:0cm; mso-para-margin-bottom:10.0pt; mso-para-margin-left:0cm; line-height:115%; mso-pagination:widow-orphan; font-size:11.0pt; font-family:"Calibri","sans-serif"; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin; mso-bidi-font-family:Arial; mso-bidi-theme-font:minor-bidi; mso-ansi-language:IN;}

Selasa, 27 Februari 2024,Ketua Pengadilan Agama Tangerang YM. Suryadi, S.Ag, S.H., M.H. dan Wakil Ketua YM. Yang Ariani, S.Ag., M.H. serta YM. Para Hakim Pengadilan Agama Tangerang menghadiri Pembinaan Teknis dan Administrasi Yudisial dari Ketua Kamar Agama Mahkamah Agung RI YM. Prof. Dr. Drs. H. Amran Suadi, S.H, M.Hum, M.M., CPArb. di Aula PTA Banten.

 

Acara yang dibuka KPTA Banten dan dihadiri para Hakim Tinggi PTA Banten serta Ketua, Wakil Ketua dan Hakim Peradilan Agama Tingkat Pertama di wilayah PTA Banten, Amran menyampaikan pembinaan tentang penyelesaian perkara ekonomi syariah, harta bersama, hadhanah, hak-hak istri pasca perceraian, perwalian dan isbat nikah.

 

 

 

 

“Hakim hendaklah berintegritas tinggi dengan berperilaku jujur dan menghindari perbuatan yang tercela atau yang dapat menimbulkan kesan tercela serta bersikap professional sebagaimana diatur dalam kode etik pedoman perilaku hakim (KEPPH) Angka 2 huruf a. berperilaku jujur jo. Angka 3 huruf a. berperilaku arif dan bijaksana jo. Angka 5 huruf a. berintegritas tinggi jo. 10 angka 4 bersikap hati-hati dalam membuat putusan.” ucap Amran.

 

“Selain berintegritas tinggi dan professional, Hakim juga harus memiliki prinsip Independensi yaitu mandiri dan bebas Dibatasi oleh Pancasila, UUDS 45 dan peraturan per-UU serta ketertiban umum dan asusila” lanjut Amran.

 

 

 

 

Di akhir acara, Amran berpesan agar seluruh hakim senantiasa menyerahkan diri kepada Allah, perbanyak membaca yurisprudensi dan putusan-putusan, terutama putusan kasasi yang dikabulkan, dan menjaga eksistensi peradilan agama dengan baik untuk sekarang dan masa yang akan datang.