Adapun penyampaian amanatnya kali ini yaitu menyangkut dengan kebersihan lingkungan kantor, baik didalam gedung maupun diluar gedung. Karena kebersihan lingkungan kantor saat ini menjadi prioritas utama yang harus diperhatikan. Terlebih dari segi penataan dan letak suatu barang di dalam gedung, harus benar-benar diperhatikan kapasitasnya baik ukuran, fungsi dan letaknya yang sesuai, jelasnya.
Lanjutnya, saat ini badan peradilan agama sedang mengadakan perlombaan terkait dengan kebersihan dan penataan ruang sidang. Untuk itu, beliau mengajak seluruh aparatur Mahkamah Syar’iyah Idi untuk ikut serta. “Walaupun kita nantinya tidak terpilih, setidaknya kita telah berusaha menjaga kebersihan lingkungan kita sendiri, karena dengan kebersihan akan menjadi keindahan yang selalu kita pandang”, pungkas hakim yang lahir di Sibanggor Tonga Sumatera Utara.(DCB)