
Bina mental Pengadilan Agama Pematang Siantar dengan pada Kamis, 06 Okteber 2022 dibawakan oleh Ketua Pengadilan Agama Pematang Siantar, Sri Hartati, S.H.I., M.H.. Bina mental hari ini merupakan kali pertama beliau semenjak menjadi Ketua Pengadilan Agama Pematang Siantar.
Beliau menceritakan ada seorang anak yang mengeluh kepada ayahnya. Si anak mengatakan hidupnya banyak masalah dan tidak tahu cara mengatasinya. Ia pun merasa masalah yang dihadapinya silih berganti. Lalu sang ayah mengajak ke dapur dan mengisi 3 buah panci dengan air, kemudian pada panci dimasukkan kentang, telur, dan kopi lalu memasaknya bersama air.
Setelah beberapa saat, di panci pertama ia mengeluarkan kentang yang telah dimasak, lalu ke panci kedua mengeluarkan telur dan ke panci ketiga yaitu kopi. Lalu si ayah menanyakan kepada anaknya “Apa yang kamu lihat? Coba rasakan kentang ini, lalu pecahkan cangkang telur itu dan terakhir cicipilah kopi ini”. Lalu si anak merasakan kentang yang telah menjadi lembut, serta telur rebus yang menjadi lebih kuat dibanding saat mentah serta menghirup aroma kopi dan mencicipinya. “Ayah apakah maksud dari ini semua?” tanya si anak kepada ayahnya.

Lalu sang ayah menjelaskan bahwa kentang, telur, dan kopi tersebut telah mengadapi kesulitan yang sama yaitu air mendidih dan menunjukkan reaksi yang berbeda dalam menyelesaikan masalahnya dengan cara yang berbeda pula.
Ibu Ketua pun menjelaskan filosofi dari kentang, telur dan kopi sebagai berikut:
- Kentang itu kuat dan keras, namun ketika dimasukkan ke dalam air mendidih, ketang tersebut menjadi lunak, lemah dan lembut.
- Telur yang rapuh,dengan kulit luar tipis melindungi bagian dalam telur yang cair setelah dimasukkan ke dalam air mendidih akhirnya bagian dalam telur menjadi keras.
- Biji kopi memiliki reaksi yang paling unik, karena setelah biji kopi terkena air mendidih, biji kopi mengubah air dan menciptakan sesuatu yang baru, yakni minuman kopi.
“Setiap orang akan memiliki sudut pandang dan cara yang berbeda dalam menyelesaikan suatu masalah. Kitalah yang menentukan akan mejadi apa diri kita. Apakah menjadi lemah atau menjadi lebih kuat dalam menghadapi masalah. Atau menjadi sesuatu yang baru baik bagi pribadi, lingkungan, maupun keluarga”, tutup Bu Ketua mengakhiri bintal pagi ini.
Tim IT PA Pematang Siantar