Pada hari keenam tausiyah Ramadhan PA Pematangsiantar tahun 2025 merupakan giliran dari Panitera Pengganti PTA Medan Dra. Husnah sebagai pemateri. Beliau membawakan materi mengenai dua jenis orang puasa. “Dalam menjalani puasa, ada dua jenis manusia dengan cara yang berbeda dalam menyikapinya”, ungkapnya.

Adapun yang jenis pertama ialah mereka yang berpuasa dengan penuh keimanan dan ketakwaan. Mereka tidak hanya menahan diri dari makan dan minum, tetapi juga menjaga lisan, hati, dan perbuatan dari hal-hal yang dapat mengurangi pahala puasa. Setiap kata yang mereka ucapkan penuh dengan kebaikan, menghindari gosip, amarah, dan perkataan sia-sia. Hatinya tetap bersih, jauh dari iri, dengki, dan kebencian. Mereka menggunakan bulan Ramadan sebagai momen untuk semakin dekat kepada Allah, memperbanyak ibadah, membaca Al-Qur’an, serta membantu sesama. Inilah golongan yang meraih hakikat sejati dari ibadah puasa, mendapatkan keberkahan, serta ampunan dari Allah.

Di sisi lain, ada jenis kedua yang menjalankan puasa hanya sebatas menahan lapar dan dahaga, tetapi tidak menahan hawa nafsu, lisan, serta hati mereka dari hal-hal yang buruk. Mereka mungkin berpuasa secara fisik, tetapi lisannya masih sering berkata kasar, berbohong, dan menyebarkan gosip. Hatinya masih dipenuhi dengan kebencian, iri hati, dan dendam. Puasa bagi mereka hanya menjadi kebiasaan tahunan tanpa makna yang mendalam, sehingga manfaat spiritual dan keberkahan Ramadan terlewat begitu saja.



Tim IT PA Pematangsiantar