Bintal PTA Medan : Empat Amal Yang Diganjar DP-Nya Cash di Dunia

Bertempat di Aula Lantai III Pengadilan Tinggi Agama Medan pada hari Senin tanggal  27 November 2023, pukul 08.30 Wib. dilaksanakan Kegiatan Pembinaan mental. Sesuai dengan Jadwal pembinaan mental pada hari ini penceramah adalah  Drs. H. Sofyan Sauri, S.H.  M.H. (Panitera Pengganti Pengadilan Tinggi Agama Medan),  Penceramah mengambil temah adalah “4 Amal Diganjar DP Nya Cash Di Dunia ”,  kegiatan ceramah dihadiri oleh seluruh aparatur Pengadilan Tinggi Agama Medan dan mahasiswa-mahasis magang dari Universitas Pambangunan Panca Budi. Pembawa Acara dalam pembinaan mental ini adalah MUHAMMAD SAHRUN, S.H.I. (Analis Pengelolaan Keuangan APBN Ahli Muda).

Dalam Ceramahnya  penceramah bapak Drs. H. Sofyan Sauri, S.H.  M.H., menyampaikan sebagai berikut :

  1. Bersilahturrahmi : Manusia adalah makhluk sosial yang saling membutuhkan antara satu dengan yang lain untuk saling menolong, membantu, mendukung, bekerjasama dalam menjalankan aktifitas kehidupan sehari-harinya. Islam mengajarkan untuk selalu menjaga silaturahmi, senang mengunjungi teman, kerabat/saudara, orang tua, tetangga, masyarakat, mengikuti pengajian, kajian. Hikmah selalu menjaga silaturahmi, antara lain:
  2. Menyambung tali persaudaraan
  3. Melancarkan rezeki
  4. Memiliki sikap empati dan terhindar dari sikap egois

  1. Dari Abdullah bin Mas’ud radhiyallahu ‘anhu, ia berkata: “Aku bertanya kepada nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, ‘Amal apakah yang paling dicintai Allah?’. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab: ‘Shalat tepat pada waktunya.’ Abdullah bin Mas’ud radhiyallahu ‘anhu bertanya lagi: ‘Kemudian amal apa lagi?’ Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab: ‘Berbakti kepada kedua orang tua.’ Abdullah bin Mas’ud radhiyallahu ‘anhu bertanya lagi: ‘Kemudian amal apa lagi? Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab: ‘Jihad di jalan Allah’. (Setelah menyampaikan hadits ini) Abdullah nin Mas’ud radhiyallahu ‘anhu berkata:   “Telah disampaikan kepadaku dari Rasuluullah shallallahu ‘alaihi wa sallam hal-hal ini, seandainya aku menambah pertanyaan (kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam) tentu akan ditambahkan kepadaku jawaban lainnya”(HR.Bukhari). Setiap orang tua tentu akan memberikan segala yang terbaik bagi anaknya. Sudah sepantasnya sebagai anak haruslah berbakti kepada orang tua. Bahkan dalam ajaran Islam, berbakti kepada orang tua hukumnya wajib. Berbakti terhadap kedua orang tua dalam Islam sering disebut birrul walidain dan hal ini sifatnya wajib. Setiap anak diwajibkan berbakti kepada kedua orangtuanya.
  2. Shalat berjamaah adalah shalat yang dilakukan bersama-sama yang sekurang-kurangnya ada 2 orang (imam dan makmum). Ini juga menjadi bentuk ibadah yang sangat dianjurkan untuk dilakukan. Pasalnya, ada banyak sekali keutamaannya jika melakukan shalat berjamaah. Untuk lebih jelasnya simak pembahasannya berikut ini. Abu al-Darda' radhiyallahu 'anhu berkata kepada Ma' dan bin Abi Thalhah al-Ya'muri berkata: "Aku mendengar Rasulullah SAW bersabda, "Tidaklah ada tiga orang di satu kota atau desa, di mana shalat jamaah tidak didirikan di sana kecuali mereka telah dikuasai oleh setan. Maka biasakanlah berjamaah, sebab serigala hanya akan memakan domba yang jauh dari kawannya."
  3. Beliau bersabda, "Yaitu jika engkau bersedekah, engkau itu masih sehat dan sebenarnya engkau kikir. Kau takut menjadi fakir dan engkau sangat berharap menjadi kaya. Tetapi janganlah engkau menunda-nunda sehingga apabila nyawamu telah sampai di kerongkongan lalu berkata, 'Yang ini untuk fulan dan yang ini untuk fulan,' padahal yang demikian itu memang untuk fulan." (HR Muttafaq'alaih).
    Imam an-Nawawi dalam Syarah Riyadhus Shalihin Jilid 1 menafsirkan hadits di atas bahwa kondisi sedekah dalam keadaan sehat adalah bentuk sedekah yang paling besar pahalanya. Sebab, menurutnya, sifat kikir dalam seseorang paling terlihat saat dalam keadaan sehat.
    "Bila ia bersikap dermawan dan bersedekah, dalam keadaan sehat, maka itu membuktikan keikhlasan hatinya dan cintanya yang besar pada Allah SWT," jelas Imam an-Nawawi. Demikian Acara Pembinaan Mental ini dilaksanakan semoga dapat bermanfaat bagi kita semua. (Jas).