Bintal Hari Kedua Puluh Tujuh (27 Ramadan 1446 H) : Jadikanlah Kami Termasuk Golongan Yang Sedikit
Bangkinang | www.pa-bangkinang.go.id
Kamis (27/03/2025) Bertempat di ruang Sidang Utama Abu Bakar Ash Shiddiq, Pengadilan Agama Bangkinang kembali melaksanakan kegiatan rutin bimbingan mental. Pada hari ini, Kamis tanggal 27 Maret 2025, BINTAL hari kedua puluh tujuh, yang bertepatan dengan 27 Ramadan 1446 H dilaksanakan dengan penceramah Ibu Elidasniwati, S.Ag., M.H. (Hakim Perbantuan PA Pekanbaru) dan dihadiri oleh pegawai Pengadilan Agama Bangkinang. Kegiatan Bintal ini dilaksanakan setelah sholat Zuhur berjamaah.

Pada hari ini, Ibu Eli mengambil tema tentang doa seorang pemuda yang didengar oleh salah satu sahabat Nabi Muhammad SAW, yaitu Jadikanlah Kami Termasuk Golongan Yang Sedikit. Ibu Eli menyampaikan:
Ya Allah, Jadikanlah Aku Termasuk Hamba-Hamba-Mu Yang Sedikit
مَرَّ سَيِّدُنَا عُمَرَ بنَ الخَطَّابِ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ ذَاتَ يَوْمٍ بِرَجُلٍ فِيْ السُّوْقِ.
فِإِذَا بِالرَّجُلِ يَدْعُوْا وَيَقُوْلُ:.
Suatu hari, Sayyidina ‘Umar bin al-Khaththab رضي الله عنه pernah melewati seorang pria di pasar, lalu orang tersebut berdoa dan mengucapkan :
« اللهم اجْعَلْنِي مِنْ عِبَادِكَ القَلِيْلِ … اللهم اجْعَلْنِي مِنْ عِبَادِكَ القَلِيْلِ »
Ya Allah, Jadikanlah diriku termasuk hamba-hamba-Mu yang sedikit… Ya Allah, Jadikanlah diriku termasuk hamba-hamba-Mu yang minoritas…
فَقَالَ لَهُ سَيِّدُنَا عُمَرَ: مِنْ أَيْنَ أَتَيْتَ بِهَذَا الدُّعَاءِ؟
Lantas Sayyidina Umar pun bertanya :
“Darimana kamu dapati doa seperti ini??”
فَقَالَ الرَّجُلُ: إنَّ اللهَ يَقُوْلُ فِي كِتَابِهِ العَزِيْزِ:
Pria tersebut menjawab :
“Sesungguhnya Allah ﷻ berfirman di dalam Kitab-Nya yang mulia :
﴾وَقَلِيلٌ مِّنْ عِبَادِيَ الشَّكُورُ ﴿
Dan alangkah sedikitnya hamba-hamba-Ku uang bersyukur
فَبَكَى سَيِّدُنَا عُمَرَ وَقَالَ: كُلُّ النَّاسِ أَفْقَهُ مِنْكَ يَا عُمَرَ.
? Lantas Sayyidina Umar pun menangis sembari berkata kepada diri sendiri “Setiap orang sepertinya lebih faqih darimu wahai Umar.”

Pelajaran yang dapat kita ambil dari kisah tersebut adalah:
إِذَا نَصَحْتَ أَحَداً بِتَرْكِ مَعْصِيَةٍ كَانَ رَدُهُ: « أَكْثَرُ النَّاسِ تَفْعَلُ ذَلِكَ، لَسْتُ وَحْدِي! »
Jika Anda menasihati seseorang untuk meninggalkan kemaksiatan, seringkali ia membantah : banyak orang koq yang juga mengerjakannya. Bukan saya sendiri...
وَﻟَﻮْ ﺑَﺤَﺜْﺖَ ﻋَﻦْ ﻛَﻠِﻤَﺔِ « أَكْثَرُ النَّاسِ » فِي القُرْآنِ الكَرِيْمِ لَوَجَدْتَ بَعْدَهَا:
Namun, apabila Anda menelaah kata Aktsarun Nâs (“kebanyakan manusia”) di dalam al-Qur’an al-Karim, niscaya Anda kan dapati lanjutan setelahnya berbunyi :
﴿ وَلَٰكِنَّ أَكْثَرَ النَّاسِ لَا يَعْلَمُونَ ﴾
Akan tetapi kebanyakan manusia tidaklah mengetahui
﴿ وَلَٰكِنَّ أَكْثَرَ النَّاسِ لَا يُؤْمِنُونَ ﴾
Akan tetapi kebanyakan manusia tidaklah beriman
﴿ وَلَٰكِنَّ أَكْثَرَ النَّاسِ لَا يَشْكُرُونَ ﴾
Akan tetapi kebanyakan manusia tidaklah bersyukur
وَﻟَﻮْ ﺑَﺤَﺜْﺖَ ﻋَﻦْ ﻛَﻠِﻤَﺔِ « أَكْثَرَهُمْ » لَوَجَدْتَ بَعْدَهَا:
Dan jika Anda menelaah kata Aktsaruhum (“Kebanyakan mereka”), niscaya anda dapat lanjutan setelahnya berbunyi :
﴿ وَلَٰكِنَّ أَكْثَرَهُمْ لَا يَعْلَمُونَ ﴾
Akan tetapi kebanyakan mereka tidaklah mengetahui
﴿ أَكْثَرُهُمْ لَا يَعْقِلُونَ ﴾
Kebanyakan mereka tidaklah berakal/memahami
﴿ بَلْ أَكْثَرُهُمْ لَا يُؤْمِنُونَ ﴾
Namun kebanyakan mereka tidaklah beriman
﴿ وَلَٰكِنَّ أَكْثَرَهُمْ لَا يَشْكُرُونَ ﴾
Akan tetapi kebanyakan mereka tidaklah bersyukur
﴿ كَانَ أَكْثَرُهُم مُّشْرِكِينَ ﴾
Kebanyakan dari mereka adalah orang yang menyekutukan Allah (musyrik)
﴿ وَلَٰكِنَّ أَكْثَرَهُمْ يَجْهَلُونَ ﴾
Akan tetapi kebanyakan mereka itu bodoh
﴿ وَأَكْثَرُهُمُ الْفَاسِقُونَ ﴾
Dan kebanyakan dari mereka adalah orang-orang yang fasik
﴿ وَأَكْثَرُهُمْ فَاسِقُونَ ﴾
?“`Kebanyakan mereka adalah orang-orang yang fasik“`
﴿ وَأَكْثَرُهُمُ الْكَافِرُونَ ﴾
Dan kebanyakan mereka adalah orang-orang yang kafir
﴿ وَأَكْثَرُهُمْ كَاذِبُونَ ﴾
Kebanyakan mereka adalah orang-orang pendusta
فَكُنْ أَنْتَ مِن القَلِيْلِ الَّذِي قَالَ اللهُ تَعَالَى فِيْهِمْ:
Jadilah Anda termasuk dari yang sedikit,
yang Allah berfirman tentangnya :
﴿ وَقَلِيلٌ مِّنْ عِبَادِيَ الشَّكُورُ ﴾
Dan alangkah sedikitnya hamba-hamba-Ku yang bersyukur
﴿ وَمَا آمَنَ مَعَهُ إِلَّا قَلِيلٌ ﴾
Dan tidaklah beriman bersama dengannya (nabi) melainkan hanya sedikit
﴿ إِلَّا الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ وَقَلِيلٌ مَّا هُمْ ﴾
Kecuali orang yang beriman dan beramal shalih, dan alangkah sedikitnya mereka
﴿ ثُلَّةٌ مِّنَ الأَوَّلِينَ وَقَلِيلٌ مِّنَ الْآخِرِينَ ﴾
Sebagian besar dari orang-orang terdahulu, dan sebagaian kecil dari orang-orang yang belakangan

Semoga kita semua termasuk golongan orang yan sedikit. Kegiatan BINTAL selesai dan ditutup dengan membacakan Alhamdulillah. Semoga ramadan tahun ini akan lebih baik dalam hal amalan ibadah daripada tahun-tahun sebelumnya. (ES/TimITPaBkn)