Bintal Hari Kedua (08 Ramadan 1445 H) : Menjalin Silaturahmi

 bintal1903241.jpg

Bangkinang | www.pa-bangkinang.go.id

Selasa (19/03/2024) Bertempat di ruang Sidang Utama Abu Bakar Ash Shiddiq, Pengadilan Agama Bangkinang kembali melaksanakan kegiatan rutin bimbingan mental. Pada hari ini, Selasa tanggal 19 Maret, BINTAL hari kedua, yang bertepatan dengan 09 Ramadan 1445 H dilaksanakan dengan penceramah Ibu Padmilah, S.H.I., M.H. (Wakil Ketua Pengadilan Agama Bangkinang) dan dihadiri seluruh pegawai Pengadilan Agama Bangkinang. Kegiatan Bintal ini dilaksanakan setelah sholat Zuhur berjamaah.

 bintal1903242.jpg

Pada hari ini, Ibu Padmilahmengambil tema tentang Menjalin Silaturahmi. Berikut kutipan singkat tausiah dari Ibu Padmilah:

"Hadirin yang dirahmati Allah......

Sebagai seorang Muslim, silaturahmi adalah salah satu istilah populer yang sering kita ucapkan dan kita dengar. Iya kan? Terutama ketika sudah memasuki bulan ramadan, dan juga idul fitri. Hal ini karena di waktu-waktu tersebut umat Islam gencar-gencarnya melakukan silaturahmi ke rumah orang tua, keluarga, saudara, kerabat, dan orang orang terkasih yang lainnya. 

Padahal sejatinya, bersilaturahmi bukan hanya bisa dilakukan tatkala ada momen momen besar seperti lebaran dan ramadhan loh. Tapi juga bisa kita lakukan, kapanpun dan dimanapun kita mau. Terutama ketika ada hajat. Misal, ada saudara kita yang tertimpa musibah, ada hari-hari penting, ada hajar, dan lain sebagainya, sesuai dengan kebutuhan. Silaturrahim adalah salah satu ibadah yang Allah beri ganjaran besar bagi siapapun yang melakukannya. Nah sebenarnya, apakah yang dimaksud dengan silaturahmi itu sendiri? 

bintal1903243.jpg

Hadirin yang dirahmati oleh Allah.....

Dalam hal ini, al-Allamah al-Raghib al-Asfahani menyatakan, bahwasanya al-Rahim berasal dari rahmah, yang artinya adalah lembut, yang akan memberikan balasan terhadap orang-orang yang melakukannya. Karena merupakan salah satu ibadah yang dicintai Allah, maka orang orang yang memutuskan tali silaturahmi akan mendapatkan murka dari Allah. Silaturahmi, harusnya bisa mengeratkan jalinan persaudaraan kita. Karena salah satu tujuan dari silaturahmi adalah membina ukhuwah islamiyah. Sementara salah satu hikmahnya adalah menjadi motivasi para kaum muslimin mensyiarkan syariat islam. 

Namun sangat disayangkan hadirin, karena saat ini yang kita temukan justru hal yang berbanding terbalik. Di mana, nggak sedikit umat islam yang justru melakukan hal-hal yang tercela ketika bersilaturahmi. Mereka melakukan tabarruj, melakukan aksi pamer harta kekayaan, bersentuhan dengan yang bukan mahramnya, melakukan ghibah atau menggunjing saudaranya, dan perilaku kurang terpuji yang lainnya. Na’udzubillah.

Dalam sebuah hadis, Rasulullah bersabda: 

 

عَن ابْن شهاب أَخْبَرَنٍيْ أَنَس بْن مَالِك أَنَّ رَسُوْلَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ:مَنْ أَحَبَّ أَنْ يُبْسَطَ لَهُ فِي رِزْقِهِ وَ يُنْسَأَ لَهُ فِي أَثَرِهِ فَلْيَصِلْ رَحِمَهُ  –  رَوَاهُ الْبُخَارِيُّ

Diriwayatkan dari Ibnu Sihab  (dimana) telah menginformasikan padaku Anas bin Malik ra., bahwa Rasulullah saw bersabda: Barangsiapa yang suka diluaskan rezekinya dan dipanjangkan (sisa) umurnya, maka sambunglah (tali) kerabatnya. (HR. Bukhari)

Hadirin, pada hadis tersebut kita menemukan bahwasanya Islam sangat menjunjung tinggi persaudaraan. Silaturahmi juga memberikan banyak dampak positif bagi seseorang. Jika mengacu kepada hadis di atas, maka orang yang bersilaturahmi maka akan Allah luaskan rezekinya, dan Allah panjangkan umurnya. Selain itu, silaturahmi juga akan membuat rasa persaudaraan semakin erat. Kita tahu bahwasanya setiap orang telah mempunyai dan mendapatkan ketetapan rezeki dari Allah. Dan tatkala mereka berkumpul atau menjalin silaturahmi maka rezekinya akan bertambah. MasyaAllah.

Adapun yang dimaksud dengan dipanjangkan sisa umur dalam hadits ialah bertambahnya kekuatan tubuh, dikarenakan ditopang oleh kekuatan tubuh saudara kerabat yang lainnya. Dalam artian, makna dipanjangkan usianya tidak dapat diartikan secara tekstual. Oleh karena itu, mari sama sama kita memperbanyak silaturahmi, dan mengisinya dengan hal-hal yang Allah ridhai. Demikian tausiah singkat tentang silaturahmi kali ini, wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh."

bintal1903244.jpg

Kegiatan bimbingan mental berjalan lancar. Kegiatan BINTAL selesai dan ditutup dengan membacakan Alhamdulillah. Semoga ramadan tahun ini akan lebih baik dalam hal amalan ibadah daripada tahun-tahun sebelumnya. (ES/TimITPaBkn)