Tembilahan – Sebanyak 29 Aparatur Sipil Negara (ASN) Pengadilan Agama (PA) Tembilahan mengikuti kegiatan Pembinaan Mental (Bimtal) yang disampaikan oleh Wakil Ketua PA Tembilahan, Fahrurrozi, S.H.I., M.H. Kegiatan yang berlangsung di Musholla Al-Yamin PA Tembilahan pada Selasa (14/7/2026) tersebut bertujuan memperkuat nilai-nilai spiritual, integritas, serta membangun budaya kerja yang profesional dalam menjalankan tugas sebagai aparatur peradilan.
Dalam pembinaannya, Wakil Ketua menyampaikan bahwa Islam mengajarkan setiap umat untuk melaksanakan pekerjaan dengan penuh kesungguhan, profesional, dan memberikan hasil yang terbaik. Menurutnya, profesionalisme bukan hanya menjadi tuntutan organisasi, tetapi juga merupakan bagian dari ajaran agama yang harus diwujudkan dalam setiap aspek kehidupan.
Beliau menjelaskan bahwa Rasulullah SAW mengajarkan pentingnya melakukan setiap pekerjaan secara ihsan, yaitu melaksanakannya dengan sebaik-baiknya, penuh tanggung jawab, dan dilandasi niat yang benar. Nilai tersebut tidak hanya diterapkan pada pekerjaan besar, tetapi juga dalam aktivitas sehari-hari. Oleh karena itu, setiap tugas harus diselesaikan secara maksimal, tidak sekadar menggugurkan kewajiban atau menjadi rutinitas semata.
Wakil Ketua juga mengingatkan bahwa Al-Qur'an dan hadis memberikan tuntunan agar setiap persoalan diselesaikan dengan cara yang terbaik, baik dalam bekerja, berkomunikasi, bermuamalah, maupun beribadah. Oleh karena itu, aparatur peradilan dituntut untuk senantiasa mengedepankan etika, ketelitian, disiplin, dan tanggung jawab dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat pencari keadilan.
Lebih lanjut, beliau menegaskan bahwa sebagai Aparatur Sipil Negara dan insan peradilan, setiap pegawai tidak cukup hanya berorientasi pada kehadiran atau penyelesaian administrasi semata, tetapi juga harus mampu menghadirkan manfaat nyata melalui kinerja yang disiplin, berintegritas, dan profesional. Menurutnya, setiap amanah, fasilitas, dan kepercayaan yang diberikan oleh negara serta masyarakat harus dipertanggungjawabkan dengan sebaik-baiknya.
"Marilah kita melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya. Jangan hanya berorientasi pada pekerjaan yang selesai, tetapi pastikan setiap pekerjaan dilakukan secara maksimal, penuh tanggung jawab, dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Kita adalah abdi negara yang mengemban amanah rakyat, sehingga integritas, disiplin, dan profesionalisme harus selalu menjadi pedoman dalam bekerja," pesan Fahrurrozi.
Di akhir pembinaannya, Wakil Ketua mengajak seluruh ASN PA Tembilahan untuk senantiasa saling mengingatkan dalam kebaikan, terus meningkatkan kualitas pengabdian, serta menjadikan setiap pekerjaan sebagai bentuk ibadah kepada Allah SWT. Dengan demikian, budaya kerja yang profesional, berintegritas, dan berorientasi pada pelayanan prima akan semakin mengakar dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.
Kegiatan Pembinaan Mental berlangsung dengan khidmat dan diikuti secara antusias oleh seluruh peserta. Melalui kegiatan ini, diharapkan 29 ASN Pengadilan Agama Tembilahan semakin termotivasi untuk meningkatkan kualitas kinerja, menjaga disiplin, memperkuat integritas, serta terus memberikan pelayanan peradilan yang profesional, modern, transparan, dan akuntabel sesuai dengan nilai-nilai agama serta prinsip-prinsip Peradilan yang Agung.