Ketua Mahkamah Syar’iyah Idi bapak Antoni Said, S.Ag., yang berasal dari Yogyakarta akan segera kembali ke tanah jawa. Selama kurang lebih satu tahun setengah bertugas di Aceh yaitu di Mahkamah Syar’iyah Meureudu sebagai wakil ketua dan Ketua Mahkamah Syar’iyah Idi, kini pimpinan yang suka burung murai akan bertugas di PA Tegal. Kepindahannya ini sebagaimana hasil rapat TPM (Tim Promosi dan Mutasi) Hakim pada lingkungan peradilan agama, tanggal 6 Februari 2020.
Kepindahannya dalam TPM ini juga merupakan untuk kenaikan pangkat/golongan ruang pada April mendatang. Selama kurang lebih satu tahun memimpin, beliau telah mengukir prestasi atas keberhasilannya di Mahkamah Syar’iyah Idi. Beberapa prestasi yang berhasil diraihnya selama memimpin Mahkamah Syar’iyah Idi yaitu dibidang olahraga, tim ganda wanita Mahkamah Syar’iyah Idi berhasil menjadi juara satu dalam ajang tenis PTWP (Persatuan Tenis Warga Pengadilan). Bahkan atas dukungannya juga, Mahkamah Syar’iyah Idi berhasil menerima penghargaan Terbaik I dalam bidang pengirim berita terbanyak beberapa waktu lalu.
Selanjutnya, satu orang lagi yang akan bertugas di kampung halamannya yaitu Panitera Muda Gugatan ibu Hj. Safaridah, S.Ag. Sebagaimana hasil rapat Baperjakat (Badan Pertimbangan Jabatan dan Pangkat) Direktorat Jenderal Badan Peradilan Agama Mahkamah Agung Republik Indonesia tanggal 13 Februari 2020, ibu Ida panggilan kesehariannya akan kembali bertugas ditempat semula yaitu di Mahkamah Syar’iyah Lhokseumawe. Ditempat asalnya ini, beliau akan bertugas sebagai panitera pengganti.
Tentu kepindahannya ketempat semula ini memiliki alasan yang cukup kuat, yaitu ingin mengurus suami yang sedang sakit. Selama kurang lebih 7 bulan bertugas di Mahkamah Syar’iyah Idi, beliau juga harus pulang pergi Lhokseumawe hampir setiap hari.
Ketua Mahkamah Syar’iyah Idi bapak Antoni Said, S.Ag., ketika dijumpai redaksi pada Jum’at (21/02/20) pagi, menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh jajaran Mahkamah Syar’iyah Idi yang telah mendukung dan membantunya selama memimpin Mahkamah Syar’iyah Idi. Beliau juga mengatakan sangat senang dan nyaman selama berada di Aceh khususnya selama bertugas di Mahkamah Syar’iyah Idi. “Terima kasih kepada semua teman-teman di Mahkamah Syar’iyah Idi, semoga kedepan Mahkamah Syar’iyah Idi semakin maju dan sukses”, ujarnya yang akan kangen dengan kopi sanger Aceh.(DCB)