1. Skip to Menu
  2. Skip to Content
  3. Skip to Footer

“Program Kita ke Depan Hilangkan Manual”

Tanjung Pinang l Badilag.mahkamahagung.go.id

Direktur Pembinaan Administrasi Peradilan Agama Ditjen Badilag Dr. H. Hasbi Hasan, M.H. mengatakan, pengadilan-pengadilan di lingkungan peradilan agama mesti melakukan modernisasi dengan mengoptimalkan teknologi informasi.

Dengan begitu, kinerja dan pelayanan pengadilan akan semakin cepat, sederhana dan hemat biaya.

“Program kita ke depan adalah menghilangkan yang manual-manual,” ujarnya, saat memberi pembinaan di Pengadilan Agama Tanjung Pinang, Rabu (27/9/2017).

Pejabat eselon II itu mencontohkan modernisasi yang sudah sangat mendesak untuk dilakukan, yaitu mengubah register perkara bertuliskan tangan menjadi register elektronik.

Badilag sesungguhnya telah membuat kebijakan yang memayungi adanya register elektronik, sehingga bernilai sebagai dokumen otentik yang memiliki kekuatan yang sama dengan register yang ditulis tangan. Dalam waktu dekat, kebijakan itu akan mewujud dengan dukungan SIPP, yang saat ini terus dikembangkan.

Contoh lain mengenai modernisasi pengadilan berbasis TI yang ditunjukkan Hasbi Hasan ialah pembuatan dokumen-dokumen pra persidangan, yaitu Penunjukan Majelis Hakim, Penunjukan Panitera Pengganti, Penunjukan Jurusita Pengganti dan Penetapan Hari Sidang.

“Sekarang ini sudah ada PA yang membuat aplikasi yang dapat digunakan oleh Ketua PA untuk membuat PHS di manapun dia berada,” ujarnya.

Kalau sebelumnya  untuk membuat PHS diperlukan waktu berhari-hari, bahkan sampai tujuh hari sejak perkara didaftarkan, dengan aplikasi tersebut maka pembuatan PHS cukup dilakukan dalam hitungan menit sejak perkara didaftarkan. Itupun membuatnya sangat mudah, yaitu cukup menggunakan HP android.

"Bahkan ketika sedang menghadiri acara di Pemda, misalnya, Ketua PA masih dapat membuat PHS dengan cepat dan mudah," ungkapnya.

Contoh berikutnya ialah antrian sidang. Saat ini tidak sedikit PA yang sudah menggunakan mesin antrian sidang. Input datanya berasal dari SIPP atau sebelumnya SIADPA. Output-nya berupa audio-visual yang bisa disimak melalui layar televisi yang terpasang di ruang tunggu sidang. Dengan begitu, panitera sidang tidak perlu lagi memanggil para pihak yang akan bersidang dengan memakai pengeras suara.

Ketika persidangan berlangsung, TI juga bisa dipakai untuk menghasilkan Berita Acara Sidang dengan sangat mudah, yaitu dengan aplikasi audio to text recording (ATR). Dampak positif berikutnya, putusan dapat disusun lebih cepat, sehingga putusan sudah siap ketika diucapkan majelis hakim.

“Sekarang sudah ada PA-PA yang menerapkan one day minutation dan one day publish,” ia menegaskan.

Yang dimaksud "one day minutation" ialah minutasi perkara pada hari yang sama dengan putusan dibacakan, padahal lumrahnya minutasi dilakukan antara dua hingga 14 hari setelah putusan dibacakan. Sedangkan yang dimaksud "one day publish" ialah publikasi putusan pada hari yang sama dengan putusan dibacakan.

Di luar contoh-contoh itu, menurut Dirbinadmin Badilag, masih banyak contoh lain modernisasi pengadilan yang terjadi di pengadilan-pengadilan di lingkungan peradilan agama.

Dirbinadmin Badilag menghimbau seluruh aparatur peradilan agama, khususnya yang berstatus sebagai pimpinan, agar tidak tertinggal oleh perkembangan zaman. Sebab, modernisasi pengadilan berbasis TI sudah menjadi keniscayaan.

[hermansyah]

Comments  

 
# NAFFI, pontianak 2017-09-28 11:41
kita dukung tinggalkan manual, tidak perlu lagi kedepan saat ini peradilan agama sudah siap dengan TI
Reply | Reply with quote | Quote
 
 
# SyamsulbahriSalihima 2017-09-28 16:27
....Kapan yg manual2 itu ditiadakan ??? kasian penulis register manual hehehe...
Reply | Reply with quote | Quote
 
 
# Rahmani, PA.Kab.Kedr 2017-09-29 08:29
Pemanfaatan TI pd semua lini pekerjaan harus dan mutlak dilakukan, jika tidak berarti kita tidak pantas hidup pada era teknologi sekarang ini.
Reply | Reply with quote | Quote
 
 
# Djabir S PA Soasio 2017-09-29 14:17
Salut untuk inovasi dan konsistensi pak direktur... pasti bisa dan pasti semakin maju badilag ke depan...Kami dukung dan siap kerja...
Reply | Reply with quote | Quote
 
 
# Abinuwas PA Pemalang 2017-09-29 14:51
Mungkin yang dimaksud Ketua PA membuat PMH, atau kalao pas sebagai Ketua Majelis baru membuat PHS...?
Reply | Reply with quote | Quote
 
 
# Sirojut Tholibiin 2017-10-02 13:14
Kami dukung dan siap kerjakan yang manual ditiadakan.
Reply | Reply with quote | Quote
 
 
# Korik PA Sarolangun 2017-10-04 15:41
Sangat setuju dan kami siap dukung penghapusan sistem manualisasi ke sistem serba TI menuju PA yg modern
Reply | Reply with quote | Quote
 
 
# Zulkifli S/Mpw 2017-10-04 16:22
Ya, menyambung pak Abinuwas, Pemalang. Ketua Majelis membuat PHS perlu baca dulu gugatan/permoho nannya sehingga tidak perlu terburu-buru. Biasanya 1 hari setelah menerima berkas.
Reply | Reply with quote | Quote
 
 
# hamsin PA Luwuk 2017-10-05 13:42
butuh anggaran utk menghilangkan yg manual, kalau bayak uang tdk masalah, klu uang ada ttp tdk tau uapnya kemana atau tdk ada uang sama sekali bgmna ?......
seharusnya badilag merumuskan anggaran utk menghilagkan yang manual kalau hanya sekedar ide yaa boleh-boleh saja.
Reply | Reply with quote | Quote
 
 
# Petugas Register 2017-10-06 15:21
Sudah ada SIPP, Register juga harus ditulis, bukan mengurangi beban kerja, tapi menambah beban kerja
Reply | Reply with quote | Quote
 
 
# majdy PA Dumai 2017-10-09 03:51
siap tinggalkan manual, karna saat ini kita sudah punya instrumen yang mumpuni dan terus diupayakan penyempurnaanny a sekelas SIPP... Gud Jab hehe
Reply | Reply with quote | Quote
 
 
# m. taufik pa tondano 2017-10-09 16:01
semoga semakin maju peradilan agama, sukses badilag. aaamiiin
Reply | Reply with quote | Quote
 
 
# Umi PAJU 2017-10-10 10:24
Kita dukung kebijakan Direktur.Semoga payung hukum meniadakan manual segera terbit.
Reply | Reply with quote | Quote
 
 
# Danang pa cilacap 2017-10-11 08:55
Marilah kita sukseskan pemanfaatan IT di satker-satker agar pelayanan publik lebih cepat dan lebih baik
Reply | Reply with quote | Quote
 
 
# usman pa payakumbuh 2017-10-11 11:34
mantap tak perlu lagi pengadaan meja besar untuk buku rigister dan selamat tinggal manual
Reply | Reply with quote | Quote
 
 
# Ahmad. PA GM 2017-10-12 07:43
sangat sangat sangat setuju manual segera menuju modernisasi/ele ktonik PA sudah sangat siap saat ini paling telat awal tahun 2018 sudah kita laksanakan, TAPIII..kok register manual bayk bangat terkirim nih..
Reply | Reply with quote | Quote
 
 
# dadang zaenal PA GAR 2017-10-12 13:50
setuju pak Direktur dan mohon segera regulasinya.
Reply | Reply with quote | Quote
 

Add comment

Pembaruan MA

Layanan Info

BANNER SUBDIT HAKIM

hasil-tpm

Elearning

Banner majalah

tnde01

BANER WEB